fix bar
fix bar
fix bar
fix bar
fix bar
fix bar
image

BMKG Perkirakan Awal Musim Hujan Desember Mendatang

  • 2019-10-08
  • infokom
  • 465 Kali

Media Center, Selasa ( 08/10 ) Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kalianget, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, memperkirakan awal musim hujan pada tahun 2019 terjadi pada Desember mendatang.

“Prakiraan awal musim hujan kali ini ada perbedaan dibandingkan tahun sebelumnya. Kalau tahun 2018, awal musim penghujan terjadi pada November, tapi tahun ini pada dasarian satu dan dua, bulan Desember nanti,” kata Kepala BMKG Kalianget, Sumenep, Usman Holid.

Untuk awal musim hujan ini, lanjut Usman, antara daratan dan kepulauan di Kabupaten Sumenep tidak sama. Hanya selisih satu dasarian saja.

“Musim hujan untuk wilayah kepulauan diprediksi akan terjadi pada awal Desember, sementara untuk wilayah daratan akan terjadi pada pertengahan bulan Desember 2019,” ujarnya.

Ia mengakui jika awal musim hujan mundur antara satu sampai dua dasarian. Dan itu akan terjadi di wilayah Jawa Timur. Saat ini, hingga November 2019 merupakan masa peralihan dari kemarau ke penghujan.

“Biasanya pada musim peralihan atau pancaroba, akan terjadi angin puting beliung atau angin kencang. Makanya kami mengimbau masyarakat supaya berhati-hati atas perubahan cuaca tersebut,” tukasnya. ( Nita, Fer )

image

Babinsa Koramil Dungkek Gelar Komsos Pendataan Warga

Kategori : Info Pemerintah

Media Center, Kamis ( 04/06 ) Untuk mengetahui Kondisi sosial masyarakat di wilayahnya, Babinsa Koramil 0827/17 Dungkek, Sertu Sunarto melaksanakan

image

Pasien Positif Virus Corona Di Sumenep Bertambah Empat Orang

Kategori : Info Pemerintah

Media Center, Kamis ( 04/06 ) Pasien Corona Virus Disease (Covid-19) di Kabupaten Sumenep terus meningkat, buktinya per Kamis (04/06/2020) warga

image

Resmikan Kampung Tangguh, Bupati Harapkan Partisipasi Aktif Masyarakat

Kategori : Info Pemerintah

Media Center, Kamis ( 04/06 ) Pemerintah Kabupaten Sumenep berharap masyarakat berpartisipasi aktif mendukung kampung tangguh untuk bergotong royong mencegah penyebaran