Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 08-04-2021
  • 252 Kali

COVID-19, Program Padat Karya Bandara Trunojoyo Bantu Ekonomi Masyarakat

Media Center, Kamis ( 08/04 ) Pelaksanaan kegiatan pendukung program padat karya di Bandara Trunojoyo sangat penting dilaksanakan sebagai salah satu upaya memulihkan ekonomi masyarakat saat wabah COVID-19.

“COVID-19 tidak sekedar berefek pada masalah kesehatan masyarakat semata, tetapi juga berimplikasi kepada sektor ekonomi,” kata Bupati Sumenep, Achmad Fauzi, SH, MH di sela-sela kegiatan Pendukung Program Padat Karya, di Bandara Trunojoyo tahun 2021, Kamis (08/04/2021).

Untuk itulah, Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan Direktorat Jendral Perhubungan Udara, banyak membuat pembangunan dalam bentuk padat karya, yang melibatkan masyarakat sekitar Bandara Trunojoyo.

“Dengan kegiatan itu berdampak positif bagi masyarakat untuk membantu perekonomian mereka, bahkan program padat karya fasilitas di bandara menjadi rapi dan bersih,” imbuh mantan Wakil Bupati Sumenep ini.

Bupati menyatakan, Pemerintah Daerah untuk membantu ekonomi masyarakat telah menganggarkan kegiatan program padat karya tunai dan bantuan langsung tunai desa dari Alokasi Dana Desa (ADD) tahun 2021, sebesar 8 persen dari pagu anggaran tiap desa.

“Kegiatan ini merupakan pemberdayaan masyarakat desa, khususnya yang miskin dan marginal, bersifat produktif dengan mengutamakan pemanfaatan sumber daya, tenaga kerja, dan teknologi lokal untuk memberikan tambahan pendapatan serta mengurangi kemiskinan,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Unit Penyelenggara Bandar Udara (Bandara) Kelas III Trunojoyo Sumenep, M. Arqodri Arman mengungkapkan, pihaknya tidak memiliki alokasi anggaran khusus program padat karya tahun 2021.

Sehingga hanya menggunakan anggaran paket kegiatan pemeliharaan aset bandara saja, dengan merencanakan 4 paket kegiatan untuk mendukung program padat karya secara bertahap.

“Dananya itu bersumber dari Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Trunojoyo tahun Anggaran 2021 yang total pagunya sebesar Rp169.500.000,00, dengan target tenaga kerja sebanyak 150 orang dan masa waktu pelaksanaan selama 23 hari,” tandasnya.

Pihaknya dalam program padat karya yang telah dilaksanakan sejak tahun 2020 terdapat alokasi anggaran padat karya pemeliharan aset Bandara dengan melaksanankan 14 paket kegiatan pemeliharan aset di Bandar Udara Trunojoyo Sumenep dan Bandar Udara Harun Tohir Bawean Kabupaten Gersik. 

“Total upah yang telah dibayarkan kepada masyarakat sebesar Rp626.464.000,00, dalam masa waktu pelaksanaan selama 200 hari, dilaksanakan secara bertahap dengan memperkerjakan sebanyak 374 tenaga kerja,” pungkas M. Arqodri Arman. ( Yasik, Fer )