fix bar
fix bar
fix bar
fix bar
fix bar
fix bar
image

Keluarga Korban Bersama Kuasa Hukum Datangi Polres Sumenep

  • 2019-03-15
  • infokom
  • 111 Kali

Media Center, Jumat ( 15/03 ) Kasus pencabulan masih buram, membuat Muji (warga Desa Banraas), Kecamatan Dungkek selaku orang tua korban didampingi kuasa hukumnya ngeluruk Polres Sumenep, Madura, Jawa Timur, Jumat (15/03/2019).

Mereka menanyakan tindak lanjut laporan kasus pencabulan di bawah umur yang menimpa puterinya, sebut saja Bunga (nama samaran) umur 14 tahun, yang diduga dilakukan oleh pelaku bernama KU (inisial) warga Dusun Baru, Desa Banraas, Kecamatan Dungkek.

Sejak dilaporkan ke PPA Polres Sumenep, Selasa 21 Agustus 2018 dengan nomor LP/227/VIII/2018/JATIM/RES/SMP/21 Agustus 2018 lalu, kasus tersebut tidak ada tindak lanjut dari pihak Polres setempat, dan pelaku belum juga ditangkap.

"Kami terpaksa datang ke Polres, karena laporan pencabulan sampai saat ini belum ada perkembangan dari penyidik, dan pelaku belum juga ditangkap," kata Kamarullah, SH selaku kuasa hukum korban, Jumat (15/03/2019).

Kama menuturkan, sejak awal laporan, sesuai tanda bukti lapor nomor: STPL/227/VIII/2018/JATIM/RES SMP, tanggal 21 Agustus 2018, pihaknya bersama pelapor/korban berkali-kali mendatangi Polres Sumenep Unit PPA untuk meminta Surat Perkembangan Perkara Hasil Penyelidikan (SP2HP), dan menanyakan secara langsung bagaimana tindak lanjut atas laporan tersebut, namun tidak ada jawaban yang sesuai dengan harapan.

"Sejak awal laporan, semua saksi sudah diperiksa dan semua bukti sudah diajukan, serta dilakukan visum terhadap korban, tapi dari awal laporan sampai sekarang, kita juga belum pernah dikasih yang namanya Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Pemeriksaan (SP2HP) dari pihak penyidik, baik melalui kuasa hukum atapun kepada keluarga korban," tandasnya.

Ia merasa kecewa atas kinerja Polres Sumenep, karena perkara ini dinilai lambat dan jalan di tempat.

"Apabila dalam jangka satu bulan kasus ini tidak ada titik terang, maka dirinya selaku kuasa hukum dari korban akan melaporkan persoalan ini ke Propam Polda Jatim," ujarnya.

Sementara Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Hery menerangkan, bahwa Polres akan serius menangani kasus ini, dan sudah memeriksa 4 orang saksi, serta menetapkan tersangka.

"Polres akan menangani kasus ini dengan serius kok, dan SP2HP diberikan kepada keluarga korban, hanya saja polisi kesulitan untuk menangkap tersangka, karena setiap petugas ke lokasi untuk melakukan penangkapan, tersangka selalu tidak ada," tukasnya. ( Nita, Esha )

image

Polres Sumenep Akan Ungkap Penyebab Kebakaran Pasar Anom Baru

Kategori : Hukum

Media Center, Rabu ( 08/05 ) Kepolisian Resort (Polres) Sumenep, Madura, berkoordinasi dengan Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jatim untuk

image

Terdakwa Kasus Korupsi Pasar Pragaan, Jalani Sidang Putusan

Kategori : Hukum

Media Center, Kamis ( 25/04 ) Sebanyak dua terdakwa kasus korupsi Pasar Pragaan, Sumenep, yakni Baburrahman dan Koko Andriyanto, saat

image

Kades Lapa Laok Tak Kunjung Dieksekusi, Warga Datangi Kejari Sumenep

Kategori : Hukum

Media Center, Rabu ( 24/04 ) Sejumlah warga Desa Lapa Laok, Kecamatan Dungkek, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, mendatangi Kantor