Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 10-07-2020
  • 2172 Kali

Kisah Di Balik Penamaan Sumber Mata Air Duko Desa Bates

Media Center, Jumat ( 10/07 ) Selain Sumber Banasare dan Sumber Patellessan, ada satu sumber mata air lagi yang menurut legenda masih terkait dengan Pottre Koneng, ibunda Jokotole alias Secadiningrat III, Raja Sumenep pada 1415-1460 Masehi.

Sumber Duko namanya. Letaknya sekitar 100 meter sebelah utara sumber Patellessan yang diulas edisi sebelumnya.

Lokasinya di kampung Duko, Desa Bates, Kecamatan Dasuk, Kabupaten Sumenep, Madura.

"Setelah dari Patellessan, konon kisahnya Pottre Koneng juga biasa mampir ke Sumber Duko," kata Faruq Dardiri, tokoh muda asal Prongpong, Desa Kecer.

Disebut Duko juga karena ada kisah tersendiri. Meski sebatas kisah tutur yang sulit dicari sumber otentiknya, namun setidaknya merupakan bagian dari kearifan lokal.

"Duko berasal dari perkataan Pottre Koneng sendiri," ungkap Faruq, Jumat (10/07/2020).

Menurut kisah sesepuh, kain penutup mandi atau patellessan milik Pottre Koneng ketinggalan, saat sampai di sumber Duko.

Saat itu sang putri yang bernama asli Raden Ayu Saini itu berkata dalam bahasa Madura: "Duuh, koo.. tang patellessan ceccer" (aduh, kain penutup mandiku ketinggalan).

Sejak saat itu sumber mata air tempat sang putri mengucap kata-kata itu dikenal dengan sebutan Duko.

"Kurang lebihnya ini hanya cerita sesepuh. Benar tidaknya wa Allah a'lam," kata Faruq. ( Han, Fer )