Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 06-04-2021
  • 344 Kali

Pakai Pupuk Organik, Wabup Sumenep Lakukan Panen Raya

Media Center, Selasa ( 06/04 ) Pemerintah Kabupaten Sumenep mengapresiasi penggunaan pupuk organik untuk mengembangkan pertanian yang sehat sekaligus mendorong peningkatan produksi.

Wakil Bupati Sumenep, Hj. Dewi Khalifah, SH, MH, M.Pd.I mengatakan, saat ini, masyarakat mulai sadar bahaya pemakaian bahan kimia sintesis dalam pertanian, sehingga penggunaan pupuk organik terus dilakukan agar produksi padi lebih sehat dan berkualitas.

“Penerapan teknologi tepat guna khususnya pupuk organik sebagai bahan pangan yang aman bagi kesehatan sekaligus ramah lingkungan. Karena itu, penggunaannya perlu disebarluaskan, bahkan dikembangkan kepada petani supaya produktivitas hasil pertanian semakin baik,” jelas Wakil Bupati (Wabup) pada Panen Raya Hasil Uji Coba Pupuk Organik Produk Natural Nusantara (NASA), di Desa Paberasan Kecamatan Kota Kabupaten Sumenep, Selasa (06/04/2021).

Ia menyatakan, penggunaan pupuk organik bisa meningkatkan produksi padi seiring kebutuhan pangan mengalami peningkatan sejalan dengan pertambahan jumlah penduduk di daerah. 

“Panen raya ini merupakan momentum bagi masyarakat Desa Paberasan dan Kabupaten Sumenep untuk terus melakukan akselerasi pembangunan di bidang pertanian, karena salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan produksi pangan melalui penerapan teknologi yang berkembang saat ini,” jelas Wabup.

Potensi pertanian di Kabupaten Sumenep sangat luar biasa yang luasnya mencapai 168.673 hektar, terdiri atas lahan sawah seluas 25.681 hektar, tegalan seluas 117.341 hektar dan 65 persen masyarakat Sumenep bermata pencaharian sebagai petani.

Khusus lahan dan produktivitas semakin meningkat dari tahun ke tahun yakni luas tanam pada bulan Oktober - Maret 2018/2019 seluas 27.412 hektar, sedangkan periode bulan Oktober - Maret 2019/2020 seluas 30.935 hektar, sehingga ada kenaikan luas tanam atau surplus seluas 3.523 hektar dibandingkan tahun sebelumnya.

“Berdasarkan data terbaru ketersediaan beras di Kabupaten Sumenep pada periode bulan Januari - Mei tahun 2020 dengan konsumsi beras sebesar 81,6 kilogram perkapita pertahun, ketersediaan beras sebesar 91.028 ton, sedangkan kebutuhan beras sebesar 46.195 ton, yang tentunya mengalami surplus beras sebesar 44.833 ton,” tandas Wakil Bupati Hj. Dewi Khalifah, SH. MH. M.Pd.I.

Wakil Bupati Dewi Khalifah bersama Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimka) dan Kepala Desa Paberasan Rahman Saleh melakukan panen padi organik di Desa setempat.

Di tempat yang sama Kepala Desa Paberasan Rahman Saleh mengungkapkan, luas lahan untuk demonstrasi plot (Demplot) padi yang memanfaatkan pupuk organik produk Natural Nusantara (NASA) 0,5 hektar. 

“Dengan program tanam padi sehat menggunakan pupuk organik ini, biaya produksi tidak bengkak. Mudah-mudahan, panen raya uji coba penggunaan pupuk organik ini menjadi komitmen pemerintah desa dan petani untuk memajukan pertanian organik,” pungkasnya. ( Yasik, Fer )