Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 06-06-2017
  • 1108 Kali

Putri Andriyana Masuk Islam, Ganti Nama, Tinggalkan Warisan

Media Center, Selasa ( 06/06 ) Putri Andriyana konon masih bersaudara dengan Ratu Belanda di masa itu. Entah  di masa Raja siapa. Namun, jika dilihat dari masa hidup Sultan Abdurrahman Pakunataningrat, suaminya, kemungkinan di masa keluarga Willem I, atau setelahnya.

“Beberapa waktu lalu, lewat salah satu famili, didapat keterangan bahwa Andriyana bersaudara kandung dengan penguasa yang merupakan leluhur Ratu Belanda saat ini,”kata RB. Moh. Muhlis, salah satu pemerhati sejarah di Sumenep, pada Media Center.

Setelah dinikahi oleh Sultan Sumenep, Putri Andriyana masuk agama Islam. Menurut penuturan almarhum RB. Mukarram, salah satu Tim Penulis Buku Sejarah Sumenep (2003), setelah masuk Islam dan dinikahi, Sultan Sumenep mengganti namanya. “Sultan menggantinya dengan Fathimah,” kata Mukarram atau Gus Emmo, beberapa tahun lampau.

Terkait info bahwa Andriyana ini adalah saudara kandung penguasa Belanda kuna, didapat juga keterangan bahwa warisan milik beliau ini masih ada di Belanda. Hanya saja, untuk dialih tangankan pada pewaris saat ini, menurut Muhlis membutuhkan banyak persyaratan. “Salah satunya keterangan pernikahan dengan Sultan Sumenep,”katanya sambil tersenyum.

Seperti yang diberitakan kemarin, Media Center mengangkat cerita tentang salah satu isteri penguasa legendaris Sumenep ini. Berawal dari sebuah cungkup kecil di area Asta Tinggi Sumenep yang sejak dulu sempat menimbulkan banyak tanya. Di dalam cungkup itu ada sebuah makam kuna yang kini sudah dipugar, dengan tambahan keterangan berupa papan nama bertulis Nyai Andrina. Nama yang semestinya ialah Andriyana.

Dengan Putri Eropa ini, Sultan Sumenep memperoleh seorang putra bernama R. Ario Joyowinoto alias Haji Abdul Manam. Sang Putra ini berumah di Kampung Baru, Kepanjin. ( M Farhan, Esha )