News Room, Senin ( 22 /06 ) SDN Batang-batang I Kecamatan Batang-batang adalah SDN program rintisan Jawa Timur yang merupakan sekolah managemen yang berbasis sekolah (MDS) standar nasional. MDS ini mempunyai 3 kegiatan, diantaranya, managemen terbuka, pembelajaran pokok, dan peran serta masyarakat. Hal tersebut dikatakan Kepala SDN, Hj. Nur Fauzah, Ma.Pd ketika dihubungi News Room diruang kerjanya, Senin (22/06). Hj. Nur Fauzah mengatakan, dengan digelarnya pentas seni yang digelar bersamaan dengan malam perpisahan siswa kelas VI yang telah menyelesaikan pendidikan melalui UASBN 2009 dengan nilai pelulusan mencapai 100 persen, dan nilai tertinggi 25,20 dan terendah 20,10. Sedangkan jumlah siswa kelas VI sebanyak 40 orang. Hj. Nur Fauzah memaparkan, dengan dilakukannya pentas seni tersebut bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada para siswa-siswinya dalam berkreasi, baik dalam seni tari, pantomim, paduan suara, dan baca puisi. Sedangkan hasil yang akan diraih adalah untuk menarik para orang tua siswa untuk menyekolahkan putera-puterinya. Selain itu, lanjut Hj. Nur Fauzah, bahwa SDN Batang-batang Daya I yang berdiri sejak tahun 1917 itu telah menghasilkan siswa-siswi terbaiknya, diantaranya HD. Zawawi Imron, Tadjul Arifin dan lain-lain. Sedangkan prestasi yang dicapai pada tahun 2009, yakni sebagai juara Lomba Senam Sehat Keluarga Indonesia, dan mewakili Kabupaten Sumenep ke tingkat Jawa Timur. Selain itu juga sebagai juara I Kepala Sekolah terpilih melalui seleksi, dan akan mewakili Kabupaten Sumenep dalam pemilihan Kepala Sekolah Teladan tingkat Jawa Timur. Sementara itu, Kepala UPT Dinas Pendidikan Kecamatan Batang-batang, H. Moh. Hilmi, S.Pd menuturkan, keberadaan SDN Batang-batang Daya I telah banyak memberikan kontribusinya kepada Kecamatan maupun Kabupaten Sumenep, khususnya dibidang pendidikan. H. Moh. Hilmi menjelaskan, SDN Batang-batang Daya I mempunyai 10 guru dan 2 orang tenaga honorer, dan perkembangan siswanya selama 4 tahun, peningkatannya cukup signifikan, dari 92 siswa menjadi 181 siswa yang datang dari luar Kecamatan Batang-batang, seperti Kecamatan Dungkek, dan Gapura. ( JuP-18, Esha )