Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 03-04-2007
  • 7139 Kali

Tanaman Semangka Non Biji Lebih Menguntungkan Petani

Sumenep-Kominfo News Room : Ada 3 prinsip perbedaan antara tanaman semangka non biji dengan semangka berbiji antara lain yang pertama adalah harus ada jenis dan perlakuan khusus terhadap biji yang akan ditanam dengan melalui teknik yang ada, kemudian daya tumbuh dari biji yang dijadikan sebagai bibit atau benih semangka non biji sangat rendah hingga mencapai 70 persen dibandingkan dengan semangka yang berbiji. Sedangkan yang berikutnya adalah serbuk sari dari bunga jantan sangat sedikit sekali, sehingga perlu dibantu dengan perkawinan silang oleh semangka yang lain, karena tanpa dibantu tidak akan menghasilkan buah. Adapun wilayah yang dijadikan sebagai pengembangan budidaya tanaman semangka non biji khususnya di Kabupaten Sumenep melalui Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan, yaitu daerah Sumenep bagian timur, seperti Kecamatan Gapura dan Batang-batang, bahkan untuk wilayah Batang-batang khususnya di desa Lombang dan sekitarnya pada saat ini sedang mengadakan panen semangka, mengingat kondisi tanahnya sangat spesifik. Hal ini disampaikan oleh Moh. Farid selaku Kelompok Fungsional Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Kabupaten Sumenep, pada acara Interaktif di Radio Gema Sumekar (RGS) Sumenep, Selasa pagi (03/04). Sementara menurut Kasie SDM dan Penyuluhan Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Kabupaten Sumenep, Hj. Yuke Hartiningsih, penananaman semangka tanpa biji ini, dari segi modal memang lebih mahal atau lebih tinggi dari pada semangka yang berbiji, tetapi dari segi produksi jauh lebih menguntungkan, karena dari segi mutu maupun harganya lebih mahal dibandingkan dengan semangka yang berbiji. Harapan kepada para petani khususnya petani semangka agar melakukan perbaikan-perbaikan secara bertahap, yang salah satunya dengan transfer teknologi, yaitu dengan menanam semangka non biji, walaupun tidak banyak, misalnya dalam tanaman 1 hektar cukup 0,1 hektar saja yang ditanami semangka non biji, karena tanaman semangka non biji tetap memerlukan tanaman yang berbiji. Kemudian secara bersama marilah kita dalam meningkatkan tanaman yang berbuah, agar tidak mengagungkan adanya pupuk kimia, akan tetapi perlu adanya keseimbangan terhadap kesuburan tanah dengan pupuk organik. ( Soek, Esha )