fix bar
fix bar
fix bar
fix bar
fix bar
fix bar
image

Gili Labak

Gili Labak merupakan sebuah pulau kecil yang menyimpan sejuta pesona, hamparan pasir putih yang mengelilingi pulau dengan luas tidak lebih dari 5 ha tersebut menjadi daya tarik utamanya, selain itu pesona bawah lautnya yang juga sangat memukau dengan terumbu karang dan biota laut yang masih alami, dengan Pesona tersebut jelas menjadi garansi bagi para wisatawan untuk menikmati sensasi liburan yang luar biasa.

 Suasana pulau tesebut akan menghipnotis para pengunjung yang dimanjakan oleh desiran ombak dan hamparan pasir putih yang membentang di tepi pantai. Belum lagi pesona bawah lautnya yang luar biasa, cukup dengan alat snorkeling sederhana para pengujung bisa dengan mudah menemukan hamparan trumbu karang yang dihiasi oleh beragam biota laut yang ada di perairan pantai gili labak.

 Point Of Interest Pulau Gili Labak

  • Pesona Alam yang berupa Landscape pantai yang membentang diseluruh pinggir pulau tersebut, sehingga pengunggujung akan mudah memperoleh spot sunset dan sunrise terbaik dipulau tersebut
  • Kecilnya Pulau Tersebut membuat (luasnya hanya tidak lebih 5 ha) pengunjung berasa berada di pulau pribadi.

  • Pesona Bawah lautnya yang masih cukup terjaga dengan baik, sehingga pungujung dapat dengan mudah menikmati hamparan terumbu karang dengan hanya menggunakan alat snokeling yang dapat disewa disekitar pantai, tanpa harus membawa alat daving.

 Tips dan Akses menuju Pulau Gili Labak

 Gili Labak dapat di tempuh melalui 3 dermaga yaitu pelabuhan kalianget, Tanjung di Kecamatan Saronggi, dan Pelabuhan Rakyat di Desa Kombang Talango. 3 untuk mencapai dermaga tersebut dapat menggunkan jasa angkutan Ojek yang berada di Terminal Wiraraja dengan tarif Rp. 20.000 sampai Rp 50.000,- tergantung tawar menawarnya.

 Selanjutnya dapat melanjutkan perjalanan melalui laut dengan memanfaatkan jasa sewa perahu, untuk via pelabuhan kalianget dan Saronggi tarif perahu berkisar Rp 600.000 hingga Rp. 850.000 rupiah yang dapat mengangkut 10 s/d 15 orang (tergantung besar perahu) waktu tempuh perjalanan laut dari 2 jam hingga 3 jam.

 Sedangkan bila melalui pelabuhan rakyat di Desa Kombang dapat di tempuh dengan waktu 45 menit saja dengan tarif sewa perahu sebesar Rp 500.000,- namun akses menuju pelabuhan tersebut para pengujung harus mempuh perjalanan darat dari pelabuhan kalianget selama 45 menit dan harus menggunakan kendaraan pribadi karena tidak ada angkutan umum.

 Tips :

  • Sebaiknya berangkat menggunakkan bis malam saja dari Terminal Bungurasih, karena hanya bis malam yang pemberhentian terakhirnya hingga ke Pelabuhan Kalianget. Dengan begitu, anda tidak perlu repot mencari angkutan lagi yang akan membawa anda menuju pelabuhan. Selain itu, anda juga bisa tiba di pagi hari dan langsung menyebrang ke Gili Labak.
  • Sebaiknya bila memungkinkan menggunakan rombongan sehingga dapat patungan untuk ongkos perahu tanpa harus menunggu penuhnya perahu yang menuju gili labak.
  • Waktu kunjungan yang tepat adalah sekitar bulan April hingga November dimana pada saat itu, kondisi laut sedang tenang, sehingga perjalanan laut anda tidak terkendala ombak yang tinggi.
  • Jangan lupa gunakkan sunblock jika tak ingin kulit anda terbakar matahari karena seluruh pulau Gili Labak didominasi oleh pantai dengan cahaya matahari yang melimpah.
  • Agar lebih terasa privat ada baiknya mengunjungi pulau tersebut saat hari biasa karena pengujung akan benar-benar merasa berada di pulau pribada, dan untuk bermalam dapat menggunakan rumah warga yang disewakan.

Akses

Fasilitas

  • kamar bilas
  • toilet umum
  • Kantin/resto/warung
  • gazebo/tempat peristirahatan
  • Tempat Ibadah (Masjid/mushollah)