Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 18-10-2016
  • 389 Kali

Harga BBM Di Kepulauan Naik Karena Ada Tambahan Cost

News Room Rabu ( 19/10 ) Persoalan Bahan Bakar Minyak (BBM) di sejumlah kepulauan di Kabupaten Sumenep pada waktu tertentu sering terjadi persoalan, yakni, mulai adanya kelangkaan BBM hingga tingginya harga BBM di kepulauan jika dibandingkan dengan harga BBM yang dijual  di daratan.

Kasubag Perekonomian Setdakab Sumenep, Suhermanto, kepada wartawan, Rabu (19/10) mengakui jika harga khusus BBM sebenarnya sudah ditetapkan pemerintah. Hanya saja memang diakui harga BBM khususnya pengecer untuk wilayah di kepulauan dari hasil tim monitoring ada tambahan harga yang disesuaikan dengan adanya cost sesuai dengan jarak antar pulau yang ada.

“Jadi, harga BBM yang mengacu pada harga yang ditetapkan pemerintah hanya di tingkat penyalur BBM yang memang bersubsidi dari pemerintah, sedangkan ketika di pengecer tidak ada regulasi yang mengatur soal harga BBM.” ungkapnya.

Dikatakan, jika di beberapa kepulauan di Kabupaten Sumenep sejak tahun 2013 hingga saat ini sudah ada 6 APMS (Agen Premium dan Minyak Solar), yakni di pulau Masalembu, Sapeken, Arjasa ada 2 APMS, Raas dan di Kepulauan Sepudi. Sementara di pulau Giligenting dan Kecamatan Talango masih belum memiliki APMS.

Karena itu tegas Suhermanto, pihaknya juga berharap kepada sejumlah Forpimka (Forum Pimpinan Kecamatan) yang belum memiliki APMS sebagai titik serap penyalur BBM, hendaknya turut membantu menfasilitasi pengusaha atau masyarakat setempat yang ingin mendirikan APMS. Sehingga, diharapkan penyediaan BBM khususnya di kepulauan bisa teratasi.

“Kami juga meminta kepada pihak Pertamina agar menambah kapal angkut BBM, sehingga penyaluran BBM di Sumenep khususnya ke kepulauan bisa lancar.” tandasnya. ( Ren, Fer )