News Room, Senin (24/11) Dari 937 Calon Jamaah Haji Kabupaten Sumenep terdapat seorang Calon Jamaah Haji tahun ini tertunda keberangkatannya, pasalnya masih dalam perawatan medis. Hal ini diungkapkan Kepala Kantor Departemen Agama Sumenep Imron Rosidi. Bahkan Imron Rosidi menyatakan selian itu sebanyak 247 orang calon jamaah haji berisiko tingi dan perlu penanganan khusus dari petugas kesehatan haji. Secara sepsifik untuk yang berjumlah 936 calon jamaah haji, 466 orang diatanya laki-laki dan 471 orang perempuan, dimana sebanyak 671 orang berasal dari daratan sisanya sebanyak 265 orang berasal dari kepulauan. Imron Rosidi mengatakan kecamatan kota menymbang calon jamaah haji terbanyak, yaitu172 orang dan sedangkan Kecamatan yang pang sediktik adalah Masalembu yang hanya berjumlah 4 orang. Dari segi umur, Azam bin Biruddin warga Desa Juruan Kecamatan Batu Putih tercatat sebagai Calon Jamaah Haji termuda dan untuk Calon Jamaah Haji tertua atas nama Moh Moeni bin Moh Saleh dari Kecamatan Kota Sumenep. Imron Rosidi mengungkapkan terkiat dengan Tim Kesehatan Jamaah Haji Kabupaten Sumenep pada tahun ini berjumlah 6 orang tenaga medis. Imron juga Pemberangkatan Calon Jamaah Haji untuk kloter 70 dan 71 pada tanggal 26 November jam 5 pagi sedangkan kloter 88 pada tanggal 28 November di Gor A Yani Pangligur Sumenep, menuju asrama haji sukoliloyang selajutnya akan diberangkatkan melalui Bandara Juanda.(Yasik,Gun)