Media Center, Kamis ( 07/09 ) Sebanyak 20 dari 37 Desa yang tersebar di 13 Kecamatan daratan
Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, mulai di suplai air bersih oleh
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat.
“Hingga hari
ini kami sudah menyuplai air bersih ke 20 Desa di wilayah daratan,”kata
Kepala BPBD Sumenep, Abd Rahman, Kamis (07/09).
Ia menuturkan,
jika mengacu pada data, terdapat 37 Desa yang rawan kekeringan, 15 Desa
diantaranya masuk kategori kering kritis, sedangkan lainnya masuk
kategori kering langka. Dari 37 Desa itu tersebar di 13 Kecamatan,
diantaranya Pasongsongan, Batuputih, Saronggi, Ambunten dan Kecamatan
Talango.
"Pendistribusian air bersih itu kami lakukan secara
bertahap bagi Desa yang membutuhkan, dan kami suplai sesuai kebutuhan di
daerah tersebut,”ujarnya.
Ia menegaskan, musim kemarau di Kabupaten ujung timur Pulau Madura ini diprediksi akan
terjadi hingga bulan Oktober 2017. Untuk itu, pemerintah terus
berkoordinasi dengan OPD terkait, untuk terus menyuplai air bersih
kepada warga yang membutuhkan.
“Suplai air bersih itu kami lakukan
sesuai kebutuhan masyarakat yang dimohon melalui Kepala Desa setempat.
Namun, sebelum melakukan suplai kami terlebih dahulu turun ke bawah
untuk melihat langsung kebutuhan air bersih yang sebenarnya,”
pungkasnya. ( Nita, Esha )