Sumenep-Kominffo News Room : Mengingat waktu penilaian Adipura sepanjang tahun, maka diperlukan alokasi dana khusus untuk mempermudah melakukan pemeliharan terhadap beberapa lokasi penilaian, seperti halnya sarana Taman Adipura dan lain sebagainya, karena selama ini yang menjadi salah satu kesulitan yang terkait dengan masalah Adipura adalah faktor anggaran, sementara kondisi keuangan di Kabupaten Sumenep diatur sedemikian rupa. Demikian ditegaskan Sekretris Daerah Kabupaten Sumenep, H. Fen. A. Effendy Said, SE, M.Si, MM ketika memimpin rapat persiapan penilaian Adipura tahap II bertempat di Graha Wiraraja Lantai II Kantor Bupati Sumenep, Senin pagi (13/11). Menurut H. Fen. A. Effendy Said, penilaian Adipura saat ini tidak sama dengan penilaian Adipura tempo dulu, yang hanya terbatas pada kebersihan saja, tetapi untuk penilaian yang sekarang selain masalah kebersihan, juga termasuk persoalan transportasi, baik beberadaan terminal maupun pelabuhan dan lingkungan perkampungan. Oleh karena itu Sekda Kabupaten Sumenep berharap kepada semua pihak terutama terhadap para Satuan Unit Kerja di lingkunan Pemerintah Kabupaten Sumenep untuk membuka hati nurani guna membantu, baik tenaga maupun belanja, dalam upaya meraih kembalinya Adipura secara sehat di Kabupaten Sumenep. Pada kesempatan itu pula, Kepala Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Sumenep, Drs. Ec. Mukhtar Sidik, MM mengatakan, Adipura merupakan sarana mewujudkan Kota Sumenep yang lebih indah, asri, sejuk, tertib dan nyaman, yang semua itu menjadi tanggung jawab kita bersama masyarakat dan pemerintah, dimana pemerintah berkewajiban untuk memfasilitasi, meneladani, mengatur, membantu, mendorong dan menggerakkan. Muktar mengatakan, kondisi Kabupaten Sumenep saat ini masih perlu dilakukan upaya-upaya pembenahan dan penyempurnaan agar tidak menjadi atau mendapat predikat Kabupaten terkotor, seraya berharap kepada semua pihak, baik masyarakat maupun pihak terkait lainnya agar sampah tidak dijadikan musuh, akan tetapi sampah dapat dijadikan sahabat, karena sampah bilamana kita olah akan menjadikan nilai ekonomi. ( Soek, Esha )