News Room, Senin ( 12/12 ) Hujan lebat yang mengguyur beberapa Desa di Kecamatan Arjasa, Minggu (11/12) mengakibatkan banjir setinggi 1,5 meter dengan kerugian material sebesar ratusan juta rupiah. Selama 6 jam, hujan tersebut mengguyur 4 Desa, diantaranya Desa Pandeman, Desa Paseraman, Desa Sambakati, dan Desa Angon-angon. Menurut Prana Humas Kecamatan Arjasa, Syahnan melalui telepon selulernya melaporkan, ternak sapi milik masyarakat di Desa Sambakati sebanyak 14 ekor hanyut ke laut, benih padi siap tanam sekitar 15 hektar, dan sejumlah barang lainnya hilang. Di Desa Angon-angon ternak sapi milik masyarakat sebanyak 3 ekor dan beberapa perabot rumah tangga musnah ditelan banjir. Jalan makadam sepanjang 250 meter yang merupakan proyek bantuan Propinsi Jawa Timur, rusak total. Sedangkan di Desa Paseraman 1 buah rumah milik warga ambruk, dan ratusan ternak kambing hilang terhanyut banjir. Di Desa Pandeman, ribuan butir buah kelapa hilang dihanyut banjir. Sementara itu, jembatan di Desa Pabian yang menghubungkan Kecamatan Arjasa dengan Kecamatan Kangayan mengalami retak pada tiang jembatan sepanjang 2 meter, dan akibat luapan air, tangkis dibibir sungai sepanjang 15 meter ambruk, dan jika terjadi banjir susulan ada kemungkinan akan mengalami rusat berat, sedangkan tafsiran kerugian material belum dapat diketahui. ( JuP-32, Esha )