News Room, Rabu ( 06/06 ) Fenomena alam yang sangat langka dan terjadi setiap 243 tahun sekali, tidak disia-siakan oleh Aktivis Kelompok Astronomi "Ghaik Bintang" Sumenep. Mereka mengajak siswa dan warga Sumenep, untuk melihat fenomena alam berupa transit Venus, pada Rabu (06/06) pagi, di depan “Labang Mesem” kraton setempat. Sebanyak 10 kacamata matahari dan satu teleskop disediakan kelompok tersebut, guna memudahkan siswa dan warga melihat transit Venus. Koordinator Kelompok Astronomi "Ghaik Bintang" Januar Herwanto menjelaskan, pihaknya sengaja menggagas kegiatan ini, agar siswa dan warga mengetahui transit Venus sebagai fenomena alam langka. “Kami ingin kejadian alam ini bisa dilihat oleh masyarakat Sumenep, khususnya siswa, agar mencintai astronomi, sekaligus mengakui kebesaran Allah SWT. Transit Venus tersebut hanya bisa dinikmati lagi pada 243 tahun mendatang,”kata Januar di Sumenep, Rabu (06/06). Menurut Januar, transit Venus merupakan proses ketika Planet Venus melintasi bagian depan Matahari dan berada sejajar dengan bumi, sehingga terlihat seperti noktah hitam pada lingkaran matahari dari bumi. “Pada tahun ini, transit Venus bisa dilihat dari Sumenep pada Rabu ini sejak pukul 05.10 WIB hingga pukul 11.50 WIB. Fenomena alam ini akan bisa dilihat lagi pada 2117 mendatang,”terangnya. Antusias siswa maupun warga untuk melihat transit Venus tersebut, kata Januar, cukup tinggi. “Banyak siswa maupun warga yang melihat transit Venus melalui teleskop dan kacamata matahari yang kami sediakan. Kami sangat puas melaksanakan kegiatan ini,”ungkapnya. ( Nita, Esha )