Media Center, Senin (24/11) Aliya Zahra, mahasiswi Universitas Annuqayah berusia 21 tahun asal Kecamatan Ganding, membawa kabar gembira untuk Kabupaten Sumenep. Ia berhasil meraih gelar Runner Up 1 Duta Wicara Jawa Timur 2025 dalam ajang yang diselenggarakan oleh HAMD Public Speaking bekerja sama dengan Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Kota Malang, bertempat di Malang Creative Center, Ahad (23/11/2025).
Sejak kecil, Aliya memang sudah menunjukkan minat yang kuat di dunia wicara publik. Pengalamannya menjadi pembicara, MC, voice over, hingga host di berbagai acara menjadi bekal penting yang mengantarkan prestasi tersebut. Keikutsertaannya dalam kompetisi tersebut lahir dari motivasi untuk mengharumkan tanah kelahiran serta memperkuat kontribusi nyata bagi Kabupaten Sumenep.
Kepada Media Center Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Sumenep, Aliya mengaku bahwa proses menuju panggung final bukanlah hal yang mudah, namun penuh pelajaran berharga.
“Saya mengikuti ajang ini dengan niat membawa nama Sumenep dan menunjukkan bahwa anak muda dari daerah bisa bersaing di tingkat provinsi. Saya ingin membuktikan bahwa potensi kita tidak kalah,” ujarnya.
Selain prestasi yang diraih, Aliya membawakan sebuah misi yang ingin terus ia gaungkan: “Jawa Timur Progresif, Berantas Buta Aksara dengan Wicara.” Baginya, kemampuan berbicara di depan umum bukan hanya keterampilan, tetapi juga sarana untuk mendorong budaya literasi dan meningkatkan kepercayaan diri generasi muda.
“Saya ingin wicara publik menjadi gerakan yang memperkuat literasi. Jika kita berani berbicara, kita terdorong untuk membaca, memahami, dan menyampaikan dengan benar,” tambahnya.
Selain itu, Aliya juga ingin memanfaatkan panggung itu untuk mempromosikan Sumenep, wilayah di ujung timur Pulau Madura, yang kaya potensi alam, sumber daya, serta keindahan pesisir dan kepulauannya.
“Sumenep itu indah dan kaya. Saya ingin lebih banyak orang mengenal potensi kami, termasuk tantangan unik di daerah kepulauan,” ungkapnya.
Berbekal prestasi dan komitmennya dalam advokasi literasi, Aliya Zahra menjadi representasi generasi muda Sumenep yang berani, kreatif, dan penuh dedikasi. Ia berharap pencapaiannya dapat membuka lebih banyak ruang untuk memberi dampak positif, khususnya dalam pengembangan literasi dan public speaking di Kabupaten Sumenep.
(Miko, Han)