Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 14-03-2013
  • 574 Kali

Anggota DPRD Menduga, Rekrutmen PPK Pilgub Jatim Penuh Rekayasa

News Room, Kamis ( 14/03 ) Rekrutmen anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) di Sumenep, pada ajang Pemilu Gubernur-Wakil Gubernur Jawa Timur, yang dilakukan komisioner KPU setempat, diduga penuh rekayasa. Karena diketahui ada dua nama yang dinyatakan lolos seleksi menjadi anggota PPK. Salah satunya merupakan istri sekretaris salah satu parpol, dan satu nama lagi adalah mantan calon Ketua PAC salah satu parpol. Anggota Komisi A DPRD Sumenep, Darul Hasyim Fath menjelaskan, proses rekrutmen anggota PPK itu sangat rapi, sebab hanya dilakukan oleh KPU sendiri. Namun, anehnya kenapa dua nama itu justru lolos dalam rekrutmen tersebut. “Ini terkesan ada kalau proses rekrutmen perangkat pemilu ada atensi politik. Itu sangat mencolok sekali. Tapi hal tersebut tidak berarti menjadi pembenaran kalau kita boleh melanggar aturan-aturan pemilu dengan cara sarkastik,” kata Darul, Kamis (14/03). Menurut Darul, semestinya dalam rekrutmen penyelenggara Pemilu, KPU menjaga orisinalitas demokrasi, namun dengan masuknya seorang istri Sekjen salah satu parpol menjadi anggota penyelenggara Pemilu, terkesan tidak bagus. Sementara Komisioner KPU Sumenep, Moh. Ilyas menerangkan, proses rekrutmen anggota PPK melalui beberapa tahapan. Tahap awal, ada penelitian administratif yang harus dipenuhi calon PPK. “Mereka yang sudah memenuhi aturan, dinyatakan lolos verifikasi. Setelah itu masih ada tahapan lain, seperti tes tulis, kemudian tes wawancara. Jadi ada beberapa tahapan yang harus dilalui, sebelum calon anggota PPK dinyatakan lolos sebagai anggota PPK,”terangnya. Dari hasil verifikasi, para calon anggota PPK yang dinyatakan lolos sebagai anggota PPK, sudah memenuhi syarat dan aturan yang ditetapkan, termasuk dua nama tersebut. Namun pihaknya mengaku membuka diri apabila ada masukan-masukan dari berbagai pihak, terhadap hasil rekrutmen anggota PPK yang sudah diumumkan. “Silahkan saja informasi-informasi tersebut disampaikan pada kami, disertai bukti-bukti konkret, kalau hasil rekrutmen PPK itu diduga ada yang tidak sesuai aturan. KPU membuka diri terhadap masukan tersebut,” ujarnya Terkait dua nama yang disebut-sebut menabrak aturan yang ada, Ilyas mengaku belum tahu. Yang pasti, anggota PPK yang dinyatakan lolos seleksi tersebut telah memenuhi aturan yang ada. ( Nita, Esha )