Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 31-05-2011
  • 738 Kali

Anggota Komisi C Segera Panggil Pemilik Kapal Tongkang Baru Yang Berpolemik Beserta KPP

News Room, Selasa ( 31/05 ) Menyikapi polemik transportasi laut penyeberangan Kalianget-Talango, yang berujung pada penolakan pengoperasian kapal tongkang baru ‘Safaraz Jaya’ oleh Kelompok Perahu Penyeberangan (KPP) setempat, Anggota Komisi C DPRD Sumenep, akan segera memanggil kedua belah pihak. Itu diungkapkan Ketua Komisi C DPRD Sumenep Hamid Ali Munir, saat mengunjungi kapal tongkang baru yang berpolemik, di pelabuhan Kalianget, Sumenep, Selasa (31/5) siang. “Secepatnya kami akan panggil semua armada penyeberangan kalianget-talango, termasuk anggota KPP juga. Langkah tersebut, guna mencari solusi terbaik, karena pemilik kapal tongkang yang baru menyatakan siap memberikan konpensasi sesuai prosedur, seperti yang dilakukan kapal tongkang lainnya,” kata Hamid, pada wartawan di pelabuhan Kalianget, Sumenep, Selasa (31/5/2011). Hamid juga mengungkapkan, selain itu Komisi C sudah memanggil Dinas Perhubungan Sumenep, guna membahas persoalan perahu tongkang baru yang ditolak pemilik perahu lainnya untuk beroperasi di lintasan Kalianget-Talango. “Kami sengaja mengundang pimpinan Dinas Perhubungan (Dishub) Sumenep supaya tahu duduk persoalannya. Yang ternyata, kapakl tongkang baru "Safaraz Jaya" tersebut, sudah mengantongi dokumen dan layak beroperasi di lintasan Kalianget-Talango,” terangnya. Hamid mengaku tidak ingin polemik ini berlangsung lama dan menjadi konflik yang berkepanjangan di kalangan warga (pemilik perahu). “Makanya, kami telah meminta pimpinan Dishub Sumenep segera melakukan tindakan nyata dan konkrit guna menyelesaikan persoalan itu,” ungkapnya. Hasil pantauan dilapanga, hingga Selasa siang, kapal tongkang "Safaraz Jaya" belum beroperasi di lintasan Kalianget-Talango. Sebelumnya, pada Senin (30/5), para pemilik perahu yang merupakan anggota KPP Kalianget-Talango berunjuk rasa di dermaga di Pelabuhan Kalianget maupun Talango sebagai bentuk protes sekaligus penolakan atas rencana pengoperasian perahu tongkang baru ‘Safaraz Jaya’ di jalur tersebut. Akibatnya, lintasan Kalainget-Talango lumpuh hingga pukul 11.15 WIB, karena tidak satu pun perahu yang beroperasi untuk mengangkut penumpang. ( Nita, Fery )