Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 23-11-2010
  • 482 Kali

Anggota Polres Sumenep Pukul Pacar Di Bojonegoro

News Room, Selasa ( 23/11 ) Pimpinan Polres Sumenep, mempersilahkan Polres Bojonegoro untuk memproses anggotanya Bripda Ginanjar Permadiono, yang terlibat kasus pemukulan pacarnya, Reni, seorang anak anggota polisi berstatus mahasiswi IKIP Bojonegoro, hingga babak belur, secara pidana umum. Kapolres Sumenep, AKBP Susanto menjelaskan, pihaknya menyerahkan sepenuhnya proses pidana umum pada Polres Bojonegoro, dan tidak akan melakukan pembelaan, karena yang bersangkutan sudah beberapa kali melanggar kode etik kepolisian. “Bripda Ginanjar itu sering melakukan pelanggaran. Sesuai catatan kami, dia (Bripda Ginanjar, Red) merupakan salah satu anggota Polres Sumenep yang tidak hadir saat Panggilan Luar Bisa (PLB), pada tanggal 19 Nopember 2010 kemarin. Bahkan, juga pernah melakukan tindakan serupa saat menjadi anggota Polwil Madura, pada Mei 2010 lalu, yang menyebabkan penundaan pangkat dan disel selama 21 hari,”kata Kapolres Susanto, pada wartawan diruang kerjanya, Selasa (23/11). Tindakan anggotanya itu, kata Kapolres, sudah tidak bisa ditolelir lagi, selain melanggar kode etik, apa yang dilakukannya diluar batas kewajaran, yang membuat orang lain menderita. “Sekarang Bripda Ginanjar sudah ditahan di Polres Bojonegoro. Kami akan memberikan tindakan apakah akan diberhentikan secara tidak hormat atau PTDH, karena dinilai tidak layak menjadi anggota Polri, masih menunggu proses pidana umum yang dilakukan Polres Bojonegoro,”ungkapnya. Kapolres menegaskan, meski berstatus anggota polisi, pihaknya meminta Polres Bojonegroro supaya menjerat anggotanya itu dengan pasal 351 KUHP tentang penganiayaan. “Kita tidak akan mentolelir perbuatan pidana. Tetap kita proses sebagaimana ketentuan yang berlaku,”ujarnya. Kasus pemukulan itu terjadi, saat Bripda Ginanjar Permadiono bermaksud menemui pacarnya, Reni, di kampusnya Jalan Panglima Polim, Bojonegoro. Saat ketemu, Ginanjar langsung dibakar api cemburu setelah mengetahui ada foto pria lain di HP milik pacarnya. Setelah cekcok mulut, Ginanjar langsung melayangkan bogem mentah ke wajah mahasiswi yang tinggal di Asrama Polisi, Jalan MH. Tamrin Bojonegoro tersebut. Tak hanya itu, Ginanjar juga memukulkan HP tersebut ke wajah korban. Akibatnya, bibir Reni robek dan salah satu giginya patah karena perlakukan kasar tersebut. ( Nita, Esha )