News Room, Senin ( 06/02 ) Angin kencang robohkan ruang kelas VI SDN Daramista 3, Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep. Beruntung peristiwa itu terjadi ketika siswa sedang istirahat, sehingga tidak ada korban. Salah satu guru SDN Daramista 3, Abdurrahman, menjelaskan, sebelum ambruk, daerah sekitar sekolah sedang diguyur hujan deras disertai angin kencang. Akibatnya, bangunan sekolah yang sudah berusia tua itu tiba-tiba ambruk, karena tidak kuat menahan hembusan angin kencang. “Sekolah kami ini dibangun tahun 1977, dan hanya sekali mendapatkan rehab. Kondisi bangunannya memang sudah memprihatinkan. Jadi, ketika diterjang angin yang cukup kencang tidak kuat menahan, lalu ambruk,”kata Abdurrahman, di SDN Daramista 3, Lenteng, Sumenep, Senin (06/02). Ruang kelas yang ambruk itu, kata Abdurrahman, biasa digunakan siswa kelas VI. “Untungnya siswa sudah kami pindah telebih dahulu, karena melihat kondisi bangunan yang sudah lapuk,”terangnya. Abdurrahman mengungkapkan, untuk tiga lokal bangunan lainnya kondisinya juga tidak lebih baik. “Dindingnya mulai retak-retak, penyangga atapnya juga sudah geser. Oleh karena itu, untuk sementara 35 siswa ini kami pindahkan dulu. Kami khawatir ruang kelas yang lain ini sewaktu-waktu ambruk juga terkena angin,”ungkapnya. ( Nita, Esha )