Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 20-03-2008
  • 760 Kali

Angin Puting Beliung Hantam 20 Rumah

News Room, Kamis (20/03) Tingginya curah hujan di sekitar desa pinggir papas kecamatan kalianget, yang terjadi selama dua hari berturut-turut sejak rabu (19/03) hingga kamis siang (20/03), ternyata menimbulkan bencana alam angin puting beliung, sehingga 20 rumah, lokasi pemakaman dan gudang tempat penyimpanan garam mengalami rusak parah. Kepala Desa Pinggir Papas, H. Ubait menerangkan, sebelum angin puting beliung menghantam puluhan rumah, hujan deras yang disertai angin kencang terjadi di wilayahnya. Sekitar pukul 12.30 WIB, tiba-tiba angin kencang berputar-putar diatas pemukiman penduduk, sehingga warga setempat sudah mengira datangnya angin puting beliung dan langsung berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri. ”Angin puting beliung itu datang tiba-tiba bersamaan dengan derasnya hujan, dari arah Barat menuju arah Timur dan langsung menghantam rumah penduduk termasuk rumah saya”, ujarnya. Ubait merasa lega, karena meskipun bencana ini sudah menghancurkan puluhan rumah warganya, tapi tidak sampai memakan korban jiwa. Padahal, saat angin puting beliung tengah beraksi, seorang nenek bernama Nyai Busati (80), warga Desa setempat, sempat tersapu angin puyuh sejauh 2 meter dan terlempar ke dalam tambak, namun berhasil diselamatkan dalam kondisi sehat. “Saat ini pihak kecamatan beserta Polsek dan Koramil Kalianget, sedang berada di lokasi dan melakukan pendataan terhadap rumah penduduk yang mengalami rusak akibat hantaman angin puting beliung, tegasnya”. H. Ubait menambahkan, angin kencang yang menghantam rumah penduduk beraksi sekitar 7 hingga 10 menit. Namun, puluhan rumah, lokasi pekuburan dan gudang garam milik masyarakat rusak berat. Berdasar data sementara, rumah penduduk yang rusak sekitar 20 rumah, yakni 5 rumah rusak berat dan 15 rumah mengalami rusak ringan.Sementara itu, Camat Kalianget, Ach. Nursalam, saat dihubungi via telpon membenarkan kejadian tersebut. Namun, pihaknya belum bisa memberikan secara rinci mengenai rumah yang rusak dan kerugian akibat angin puting beliung tersebut, karena masih dalam pendataan. (Nita)