Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 28-06-2006
  • 514 Kali

ANGKA KEMISKINAN BERTAMBAH, AKIBAT DAMPAK KENAIKAN BBM

Sumenep-Kominfo News Room : Angka kemiskinan di Kabupaten Sumenep tahun 2005 mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya, terbukti jumlah anak usia 7 hingga1 15 tahun yang tidak sekolah semakin berkurang. Menurut keterangan Wakil Bupati Sumenep, Drs. Moch. Dahlan, MM seusai rapat Paripurna penyampian Nota Perhitungan APBD tahun 2005 di Gedung DPRD, Rabu pagi (27/06), rumah tangga keluarga miskin (RTKM) Kabupaten Sumenep pada tahun 2005 lalu mencapai 49.306 KK dan daerah tertinggi RTKM ini terjadi di Kecamatan Arjasa dan Kecamatan Raas. Sedangkan jumlah anak usia 7-15 tahun yang tidak mengeyam bangku sekolah sebanyak 27.919 jiwa. Wakil Bupati mengatakan, angka anak-anak yang tidak sekolah itu mengalami penurunan dibandingkan tahun 2004, karena pada tahun 2004 jumlah anak usia 7 hingga 15 tahun yang tidak sekolah mencapai 28.779 jiwa. Namun demikian, kendati angka kemiskinan menurun sekian prosen, tetapi akibat dari kenaikan BBM berdampak terhadap perekonomian masyarakat, sehingga angka kemiskinan itu bertambah. Namun yang pasti kata Wakil Bupati, pemerintah daerah setiap tahun tidak akan tinggal diam untuk mengentaskan kemiskinan ini, karena selain melalui program padat karya dan PAM DKB, pemerintah daerah telah menelorkan kebijakan untuk penguatan peningkatan ekonomi kerakyatan. Menyoal sejauh mana dengan program pemerintah itu mampu mengentaskan kemiskinan. Wakil Bupati mengakui, pihaknya tidak bisa memastikan prosentasenya, mengingat kenaikan BBM masih terus berdampak terhadap ekonomi masyarakat. ( Yasik, Esha )