Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 20-06-2009
  • 326 Kali

Antisipasi Aksi Corat-Coret Baju, Berbagai Cara Dilakukan LP SMP

News Room, Sabtu ( 20 /06 ) Lembaga Pendidikan tingkat SMP dalam melakukan pengumuman kelulusan Ujian Nasional (Unas) 2009 beraneka ragam. Sesuai instruksi Dinas Pendidikan bahwa pengumuman kelulusan Unas SMP yang serentak dilakukan hari Sabtu (20/06) pukul 12.00 WIB, teknis pengumumannya diserahkan pada masing-masing lembaga pendidikan Kepala SMPN 2 Sumenep, Drs. H. Ata'ur Rahman, M.Pd mengatakan, pihaknya mengumumkan kelulusan Unas bagi siswanya, dengan cara memanggil orangtua siswa ke sekolah. Pihaknya mengumpulkan orangtua siswa di sekolah untuk menerima hasil Unas melalui surat dalam amplop tertutup. ”Kita sengaja mengundang orangtua siswa, agar siswa tetap berada di rumahnya masing-masing. Hal ini untuk antispasi anak-anak akan merayakan kelulusan Unas itu dengan mencorat-coret baju seragamnya,”tegsanya. H. Ataur Rahman mengatakan, jika menemukan siswa menggelar konvoi kendaraan dan corat-coret baju seragam, pihaknya akan menindak tegas siswa yang bersangkutan, dengan tidak akan menandatangani ijazahnya. Sementara itu, Kepala SMPN 1 Gapura, Drs. Joni Iskandar menyatakan, pengumuman kelulusan Unas melalui guru wali kelas untuk menyerahkan surat bagi siswa di rumahnya masing-masing. Namun, pemberitahuan kelulusan siswa oleh wali kelas itu untuk siswa yang dinyatakan tidak lulus saja. ”Siswa yang tidak menerima surat pemberitahuan kelulusan dari wali muridnya, berarti siswa bersangkutan telah dinyatakan lulus. Dan pelaksanaan pengumumannya dilakukan tepat pukul 12.00 WIB,”tuturnya. Sementara itu angka siswa SMP yang tidak lulus Unas di Kabupaten Sumenep sebanyak 27 siswa dari total peserta ujian 5.191 siswa. ( Yasik, Esha )