Sumenep-Kominfo News Room : Upaya mengantisipasi penyebaran virus flue burung, Pemerintah Daerah membentuk Tim Khusus yang terdiri dari Tim pemantau dan Tim penanganan cepat virus flue burung. Pembentukan Tim Khusus ini untuk daerah yang dicurigai rawan penyebaran virus mematikan tersebut. Ketua Tim Penanggulangan Virus Flue Burung Kabupaten Sumenep, Ir. H. Djasmo, M.Si menerangkan, pemerintah daerah dalam rangka mengawasi penyebran virus flue burung telah membentuk tim yang tugasnya mengawasi dan menangani serta melakukan tindakan cepat, jika ada dugaan penyebaran virus yang mematikan tersebut. Hanya saja cakupan wilayah Tim Khusus ini untuk daerah yang dicurigai sebagai kantong penyebaran virus flue burung, seperti di Kecamatan Saronggi, Bluto, Lenteng, Ganding dan Kecamatan Manding. H. Djasmo menuturkan, dalam mengantisipasi penyebaran virus flue burung, saat ini pemerintah daerah melakukan pemberian disinvektan. Namun, kalau virus flue burung sudah menyebar di Madura dan khususunya di Kabupaten Sumenep, pihaknya akan mengambil langkah sertifikasi dan pemusnahan ternak (eradikasi depopulasi). Lebih jauh H. Djasmo menambahkan, untuk sementara ini Kabupaten Sumenep masih dinyatakan bebas virus flue burung dan pihaknya berharap masyarakat, terutama para peternak untuk tetap waspada dan menjaga kebersihan lingkungan. ( Yasik, Esha )