News Room, Selasa ( 15/04 ) Meskipun keluarga korban yang ditemukan tewas gantung diri di pintu kamarnya, berinisial MI yang kebetulan sebagai PNS pda Bagian Bendaharawan di Inspektorat Kabupaten Sumenep, warga Desa Kebunan Kecamatan Kota Sumenep, pada Kamis (11/04) sekitar pukul 15.30 WIB, tidak mau mayat korban diotopsi, namun aparat Kepolisian tetap mengusut kasus bunuh diri tersebut. Kapolsek Kota, AKP Hery Setyo Susanto, ketika dihubungi via telpon menyatakan, bahwa pihaknya tetap melakukan penyelidikan terhadap kasus bunuh diri dengan gantung diri itu. Sebab pihaknya melihat ada kemungkinan lain dibalik bunuh diri tersebut. â€ÂKita cermati dari hasil olah TKP (Tempat Kejadian Perkara) yang ditemukan adanya bercak-bercak darah, itu menimbulkan asumsi kemungkinan lain,†ujarnya. Hery menjelaskan, dengan adanya bercak darah di TKP, maka pihaknya menganalisa, sebelum memutuskan untuk gantung diri korban membentur-benturkan kepalanya ke tembok, setelah itu baru gantung diri. Namun, yang memperkuat perbuatan bunuh diri itu, semua pintu rumah terkunci rapat dari dalam. “Andaikan pintu itu terkunci dari luar, bisa saja akan menimbulkan kemungkinan lain, tapi aparat tetap akan selidiki penyebab peristiwa gantung diri tersebut,†tegasnya. ( Nita, Soek )