Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 19-06-2007
  • 542 Kali

Aparatur Harus Mampu Ciptakan Iklim Kinerja Harmonis

Sumenep-Kominfo News Room : Pegawai Negeri Sipil (PNS) sebagai aparatur pelayanan masyarakat dalam kinerjanya hendaknya mampu bersikap profesional. Artinya, sebelum memberi pelayanan prima kepada masyarakat, harus mampu menciptakan iklim di lingkungan kinerjanya yang harmonis. Sekretaris Daerah Propinsi Jawa Timur, Dr. H. Soekarwo, SH, M.Hum saat bertindak sebagai inspektur upacara bulanan di halaman Kantor Gubernur Jl. Pahlawan 110 Surabaya, Senin (18/06) kemarin mengatakan, sebagai aparatur harus cerdas menjaga keseimbangan antara hak dan kewajiban saat melaksanakan tugas, sehingga hal ini akan tumbuh iklim kerja yang harmonis. Disiplin dan etos kerja, harus tetap dijalankan sesuai pencapaian target kerja yang diprogramkan. Menurut dia, dengan harmonisasi kerja itu, diharapkan mampu terjalin simpul ikatan erat dan rasa solidaritas yang tinggi antara masing-masing pegawai. Dengan iklim kerja yang harmonis akan membawa persaingan yang sehat antara pegawai terutama dalam upaya pengembangan potensi diri, baik pengetahuan dan ketrampilan yang dapat diperoleh melalui pendidikan formal maupun pendidikan non formal. Dengan demikian, dinamisasi dan produktivitas kinerja organisasi mampu diwujudkan dalam pengelolahan sistem pemerintahan, sehingga dapat meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. H. Soekarwo berharap, kepada semua lapisan pimpinan di lingkungan Pemerintah Propinsi Jawa Timur untuk mau dan mampu melakukan pengawasan internal terhadap anggotanya, karena melalui mekanisme pengawasan internal (pengawasan melekat) perilaku organisasi akan menjadi lebih dinamis, produktif, efisien dan dapat dipertanggungjawabkan. Selain itu untuk mendukung upaya peningkatan kinerja dan pengembangan potensi diri, eksistensi organisasi, peningkatan kinerja serta upaya peningkatan pelayanan kepada masyarakat. Untuk itu, lanjut Ha. Soekarwo, marilah kita bangun kembali instrumen pengawasan berupa pengawasan melekat sebagai salah satu langkah alternatif menuju sebuah kondisi dan tatanan organisasi pemerintahan yang lebih baik. Karena fungsi kontrol itu akan dapat berjalan secara efektif antara pimpinan dan staf guna mewujudkan visi dan misi organisasi. Sebelum mengakhiri sambutannya, ada dua hal yang harus diperhatikan oleh aparatur di lingkungan Pemprop. Yakni pertama, agar kita senantiasa berusaha dan selalu memegang komitmen terhadap pengembangan potensi diri baik peningkatan pengetahuan dan ketrampilan, peningkatan etos kerja, disiplin, dedikasi dan loyalitas dalam mengemban tugas. Kedua, akibat banyak kasus mengenai penyimpangan dan penyalagunaan obat terlarang, minuman keras, narkotika, dan lainnya. Maka itu perlu diwaspadai, terutama PNS yang juga sebagai orang tua, agar berhati-hati dan mengawasi anak dan keluarga, supaya tidak terjerumus dan terjebak dalam lingkaran setan yakni terlibat narkoba. Ingat anak-anak adalah generasi penerus bangsa. Dipundak merekalah akan kita sandarkan kemana kehidupan dan kemandirian bangsa akan terwujud, sehingga jangan sampai harapan kita kandas disebabkan pengaruh narkoba dan obat-obat terlarang. ( JNR, Esha )