Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 30-08-2006
  • 548 Kali

APARATUR PEMERINTAH HARUS MILIKI JIWA REFORMASI

Sumenep-Kominfo News Room : Paradigma pemerintahan saat ini telah memasuki babak baru, yang menuntut para aparaturnya untuk memiliki sikap mental dan perilaku profesional sesuai dengan jiwa reformasi. Demikian sambutan Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan (Bandiklat) Propinsi Jawa Timur, Drs. Sjahrazad Masdar, MA yang dibacakan Sekretaris Bandiklat, I Made Sahariyana pada penutupan Diklat Prajabatan Golongan II Angkatan ke-40 Pemprop Jatim di Bandiklat Malang, Rabu (30/08). Dikatakannya, dengan memiliki jiwa reformasi, maka Pegawai Negeri Sipil (PNS) harus mampu bekerja secara efektif, efisien, profesional, akuntabel, bersih dari korupsi, kolusi, dan nepotisme. Setelah diberlakukannya otoda, PNS dituntut bekerja secara profesional dengan memiliki konsekuensi terhadap ketersediaan SDM yang tanggap, kreatif, dan inovatif. Profesionalime adalah upaya menjawab tantangan global yang mengharuskan organisasi pemerintah untuk dapat melakukan pembaharuan secara aktif guna meningkatkan pelayanan, menciptakan strategi yang efektif sehingga menghasilkan kualitas hasil pembangunan, berorientasi ke depan yang berpijak pada masa kini dan mengarah pada masa depan, mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan yang ada, memberikan pelayanan prima, serta membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat. Dia berharap, kepada peserta diklat agar dapat melaksanakan tugas pokok dan fungsi di tempat kerja masing-masing dan menjadi teladan dalam bersikap dan berperilaku, disiplin serta berupaya meningkatkan wawasan pengetahuan dan etos kerja. “Hanya dengan cara itulah, peserta diklat mampu memenuhi kriteria sebagai PNS yang berkualitas dan profesional,” ungkapnya. Prajabatan golongan II angkatan ke 40 diikuti 200 orang, berasal dari Sampang 74 orang, Pamekasan 47 orang, Sidoarjo 50 orang, Rumah Sakit Jiwa Lawang 10 orang, Mojokerto 2 orang, Situbondo 1 orang dan Kabupaten Malang 2 orang. ( JNR, Esha )