Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 04-05-2018
  • 464 Kali

April 2018, Sumenep Alami Deflasi Sebesar 0,02 Persen

Media Center, Jum'at ( 04/05 ) Pada bulan April 2018, Sumenep mengalami deflasi sebesar 0,02 persen. Sedangkan Jawa Timur terjadi inflasi sebesar 0,18 persen dan nasional juga inflasi 0,10 persen.

Dari 7 kelompok pengeluaran, 6 kelompok mengalami inflasi, dan 1 kelompok mengalami deflasi. Kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau mengalami inflasi tertinggi sebesar 0,34 persen, diikuti oleh kelompok transport, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 0,25 persen, kelompok kesehatan sebesar 0,18 persen. Kelompok sandang sebesar 0,14 persen, kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar sebesar 0,14 persen, kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga mengalami inflasi terendah sebesar 0,12 persen. Sedangkan kelompok bahan makanan mengalami deflasi sebesar 0,72 persen.
 
"Komoditas utama yang memberikan andil terbesar terhadap deflasi Sumenep bulan April 2018 ialah beras, cabai rawit, cumi-cumi, pisang, dan kelapa," jelas Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sumenep, Syaiful Rahman, Jumat (04/05).
 
Sedangkan komoditas utama yang memberikan andil terbesar inflasi ialah bawang merah, daging ayam kampung, rokok kretek, telur ayam ras dan bahan pelumas/oli.
 
"Laju inflasi komulatif Sumenep di bulan April 2018 mencapai 0,71 persen, angka ini lebih rendah dibanding Jawa Timur sebesar 1,01 persen dan nasional 1,09 persen," paparnya.
 
Sementara laju inflasi Year on Year (YoY) Sumenep di bulan April 2018 mencapai 2,78 persen, angka ini juga Iebih rendah dibanding YoY Jawa Timur sebesar 3,05 persen, dan YoY nasional 3,41 persen. ( Nita, Esha )