Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 24-09-2011
  • 578 Kali

Atasi Krisis Air Bersih Di Jatim Dianggarkan Rp. 21 Milyar

News Room, Sabtu ( 24/09 ) Pemerintah Propinsi Jawa Timur menganggarkan sebesar Rp. 21 milyar untuk mengatasi krisis air bersih di berbagai daerah. Dana milyaran rupiah yang bersumber dari APBD Propinsi Jawa Timur tahun 2011 itu untuk membeli air bersih. Gubernur Jawa Timur, Dr. H. Soekarwo, SH, M.Hum disela-sela kunjungannya ke Sumenep mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan anggaran sebesar Rp. 21 milyar untuk membeli air bersih, guna didistribusikan kedaerah-daerah yang mengalami kekeringan, sehingga dengan dana tersebut, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten tidak terbebani biaya untuk membeli air ke PDAM. ”Dana sebesar Rp. 21 milyar untuk membeli air bersih yang dilakukan oleh Pemerintah Propinsi Jawa Timur, selanjutnya kami mendistribusikan air bersih itu pada masing-masing daerah yang mengalami kekeringan. Dan program penyediaan air bersih tersebut sudah dilaksanakan sejak pekan lalu,”tegasnya. Gubernur menyatakan, selain pengadaan air bersih, pihaknya juga menganggarkan pembuatan sumur artesis atau sumur dalam sekitar 100 meter. ”Untuk kegiatan pembuatan sumur artetis sudah menyiapkan anggaran sebesar Rp. 500 juta, rinciannya 400 juta untuk proses pembuatan sumur, dan Rp. 100 juta untuk pembelian pipa.”ungkapnya. Sementara itu, Anggota Komisi C DPRD Sumenep, Moh. Husin mengungkapkan, sangat apresiatif dengan upaya Gubernur Jawa Timur dalam mengatasi krisis air bersih. Hanya saja, pihaknya meminta program tersebut tidak hanya dinikmati masyarakat daratan, tetapi juga warga kepulauan. ”Jadi program air bersih tersebut, tidak hanya untuk masyarakat yang mengalami kekeringan di wilayah daratan saja, tapi juga untuk masyarakat yang berada di kepulauan, termasuk di Kabupaten Sumenep yang terdiri dari wilayah daratan dan kepulauan.”imbuhnya. ( Yasik, Esha )