News Room, Sabtu ( 08/08 ) Awal puasa tahun ini diperkirakan jatuh pada hari Sabtu (22/08), dan juga akan bersamaan dengan organisasi Islam lainnya, baik Nahdlatul Ulama (NU) maupun Muhammadiyah. Ketua Pengadilan Agama Kabupaten Sumenep, Drs. KH. Abdullah Cholil, M.Hum mengatakan, sebenarnya pihaknya belum bisa memastikan mengenai penetapan awal puasa. Karena masih menunggu hasil ru’yah, hanya saja untuk sementara menurut perhitungan hisab pada tanggal 29 Sya’ban yang jatuh pada hari Jum’at (21/08), yang sore harinya akan dilakukan kegiatan ru’yah, posisi hilal sebenarnya belum muncul. “Jadi sulit untuk di ru’yah. Tapi, kalau toh memang harus dilakukan ru’yah, ya kami akan lakukan, hanya saja sesuai perhitungan hisab bulan ketika itu belum muncul,â€Âterangnya. Meski demikian, kata KH. Abdullah Cholil, yang juga Ketua PCNU Sumenep ini, jika melihat posisi bulan yang diperkirakan belum muncul itu, ru’yah bisa tetap dilakukan. â€ÂOleh karenanya, sya’ban disempurnakan, sehingga, awal bulan Ramadhan insya Allah jatuh pada hari Sabtu (22/08). Dan, bersamaan dengan organisasi Islam lainnya. Karena, pertama kali yang mencetuskan awal puasa itu adalah Muhammadiyah,†katanya menambahkan. Ia menjelaskan, ini adalah perkiraan saja, sebab NU masih menunggu hasil ru’yah dan pengumuman resmi dari pemerintah, disamping juga pengumuman dari PBNU, mengenai penetapan awal bulan Ramadhan. â€ÂKalau memang awal puasa ternyata ditetapkan pada hari Sabtu (22/08), maka kami akan melaksanakan awal bulan Ramadhan pada hari tersebut,â€Âungkapnya. ( Nita, Esha )