Sumenep-Infokom News Room : Kepala Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG) Maritim Tanjung Perak Surabaya, Eddy Waluyo, kembali mengingatkan warga di Jawa Timur untuk selalu waspada atas kemungkinan serangan badai angin, petir dan hujan es yang diprediksikan melanda Propinsi ini dua hari ke depan. “Kami minta agar masyarakat yang berada di dataran tinggi dan areal terbuka selalu waspada atas kemungkinan serangan badai dan hujan es ini terjadi, akibat cuaca buruk sebagai dampak monsoon barat�, uajarnya, Senin (24/12). Seperti diketahui pada dua hari silam hujan es telah melanda kota Ngawi, Jawa Timur. Peristiwa alam yang sangat langka terjadi di Jawa Timur selama beberapa menit ini, menjadikan sebagian warga Ngawi panik saat menyaksikan butiran es berjatuhan kebumi. Berdasarkan photo satelit Citra yang dipantau BMG Maritim Tanjung Perak Surabaya, beberapa daerah di Jawa Timur dalam waktu dekat ini diprediksikan terjadi hujan es sangat lebat yang disertai angin kencang berkecepatan 40-60 kilometer per jam. Atas kondisi cuaca yang demikian buruk itu, maka BMG meminta warga Jawa Timur meningkatkan kewaspadaan disaat turun hujan yang akhir-akhir ini selalu disertai dengan kilatan petir dan guntur. Warga sebaiknya tidak berada di tanah lapang dan perbukitan serta tidak berlindung di bawah pohon dan papan reklame, karena rawan bagi keselamatan jiwa manusia. Selama dua pekan terakhir hujan angin yang mengguyur Jawa Timur telah mengakibatkan banjir seperti di Pacitan, Tulungagung, Banyuwangi. Korban tewas diterjang banjir di Banyuwangi dan Babat tercatat empat orang. Hujan angin juga menjadikan ribuan hektare lahan padi mati terendam banjir dan puluhan rumah roboh diterjang badai angin di Probolinggo dan Malang Selatan. (Kcm, Esha)