Sumenep-Infokom News Room : Tak hanya Jember yang akan bermasalah dengan banjir. Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG) Maritim Tanjung Perak Surabaya yang memantau hasil foto Citra satelit, Senin (02/01) pagi, memprediksikan seluruh kawasan Jawa Timur berpotensi terkena badai siklon tropis Australia dalam dua-tiga hari mendatang. Kondisi ini menjadikan hujan akan turun diatas normal dan berpeluang timbulnya bencana banjir dan tanah longsor susulan di Jawa Timur, kata Kepala BMG Maritim Tanjung Perak Surabaya, Eddy Waluyo. “Akibat badai tersebut dalam kurun dua hingga tiga hari mendatang seluruh daerah di Jawa Timur berpotensi terjadi hujan lebat disertai petir dan angin kecepatan 80 Km perjam, kami minta masyarakat waspada�, katanya. Kondisi ini menjadikan Jawa Timur rawan terhadap tanah longsor dan banjir, oleh sebab itu masyarakat diminta waspada dan menghindari kawasan terbuka, tanah lapang berbukit serta tidak berteduh dibawah pepohonan dan papan reklame karena rawan roboh saat terjadi badai. BMG Maritim Tanjung Perak memperoleh informasi, sekitar 800-1000 warga Kecamatan Panti, Kabupaten Jember, yang sejak Senin (02/01) dinihari terkena banjir dan tanah longsor diungsikan guna menghindari luapan Kaliputih. ( SP,Ong, Im )