Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 21-01-2008
  • 1377 Kali

Bahasa Madura Merupakan Aset Budaya Bangsa

News Room, Senin ( 21/01 ) Bahasa Madura sebagai bahasa daerah merupakan aset kekayaan budaya Indonesia yang sangat berharga dan patut dilestarikan keberadaanya, apalagi diera globalisasi saat ini generasi muda sudah mulai melupakan bahasa daerah, kerena sudah dianggap ketinggalan zaman. Hal ini yang melatar belakangi digelarnya Seminar Pelestarian Pengembangan Bahasa Madura yang dipusatkan di Gedung Ki Hajar Dewantara, Minggu (20/01) kemarin di buka langsung oleh Kepala Dianas Pendidikan Kabupaten Sumenep. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, H. Moh. Rais, S.Pd, M.Si menyambut baik pelaksanaan seminar tersebut karena acara ini juga sebagai sosialisasi kepada seluruh masyarakat khususnya generasi muda untuk mengenal lebih dalam bahasa Mabura yang merupakan kekayaan budaya Kabupaten Sumenep dan adanya regenerasi agar bahasa Madura tidak punah ditelan arus globalisasi, karena para ahli bahasa Madura di daerah Sumenep sudah mulai langka. Ketua Tim Pembina Bahasa Madura (Nabara) Sumenep, H. Moh. Imran yang menjadi narasumber dalam acara tersebut mengajak para generasi muda untuk melestarikan bahasa Madura dengan cara senantiasa menggunakan bahasa Madura sebagai percakapan sehari-hari dan mempelajari bahasa Madura sehingga nantinya muncul para ahli bahasa baru yang melanjutkan tongkat estafet pelestarian bahasa Madura. Menurut H. Moh. Imran, kita ketahui bersama bahwa para ahli bahasa Madura khususnya di Sumenep mayoritas sudah lanjut usia, sehingga perlu adanya regenerasi yang berkesinambungan agar bahasa Madura tetap dapat dinikmati oleh anak cucu kita kelak. Follow up dari acara seminar tersebut adalah digelarnya Kongres Bahasa Madura yang akan dilaksanakan di Pamekasan dalam waktu dekat ini. ( JuP-01, Gun, Esha )