Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 17-05-2013
  • 392 Kali

Bantu Anak Putus Sekolah, Kerjasama Dengan BUMD Sumenep

News Room, Jumat ( 17/05 ) Kegiatan pelatihan dan pendampingan untuk anak-anak yang terancam putus sekolah yang dilakukan melalui Program Pengurangan Pekerja Anak (P2A) untuk mendukung Program Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten Sumenep, yang dilaksanakan sejak tanggal 15 Mei diharapkan ada program tindak lanjut. Dari 150 anak yang dinyatakan putus sekolah, tidak hanya kembali sesaat dan kemudian kembali bekerja seperti semula. Bahkan, untuk mempersiapkan program tindak lanjut dari kegiatan tersebut, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigasi bekerjasama dengan BUMD di Sumenep untuk peduli terhadap keluarga kurang mampu ini. Kepala Bidang Pengawasan dan Pelatihan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Sumenep, Ir. Joko Suwarno, MM kepada News Room menjelaskan, pihaknya sudah mengkoordinasikan melalui Tim P2A, yang melibatkan PT. BPRS Bhakti Sumekar Sumenep, untuk memberikan perhatian terhadap keberlangsungan anak untuk tetap bersekolah. “Hanya saja, sebagai bentuk perhatian BPRS Bahkti Sumekar Sumenep, hanya bisa memprogramkan kepada orang tua anak untuk diberdayakan dengan modal usaha,”ujarnya. Diharapkan, dengan modal usaha, nantinya para orang tua anak tersebut bisa mengembangkan usahanya dan mampu membiayai kebutuhan hidup anaknya. Disamping itu, para pendamping P2A ini juga akan memotivasi anak-anak usia 7 hingga 15 tahun ini untuk memiliki keinginan untuk sekolah. Sebab, seharusnya anak-anak seusia ini mengenyam pendidikan dengan baik. ( Ren, Esha )