News Room, Jumat ( 26/08 ) Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bapedda) Kabupaten Sumenep mulai mencairkan dana program Jaring Pengaman Ekonomi Sosial (Japes) Mandiri dan Percepatan Pembangunan Wilayah Terisolir Kepulauan, pada masing-masing Desa penerima. Kepala Bappeda Kabupaten Sumenep, Ir. H. R. Herman Poernomo, MM, Jumat (26/08) mengatakan, pihaknya memang sudah mencairkan dana program tersebut, pada masing-masing Kelompok Masyarakat (Pokmas) Desa penerima, untuk tahap pertama sebesar 50 persen atau sebesar Rp. 25 juta dari total dana sebesar Rp. 50 juta. Karena itu, pihaknya berharap pihak terkait di tingkat Kecamatan termasuk elemen masyarakat, untuk mengawasi pelaksanaan program tersebut, sehingga hasil dari program tersebut sesuai dengan harapan dan bermanfaat bagi masyarakat. ”Untuk pencairan dana tahap II sebesar 50 persen atau Rp. 25 juta, kami rencanakan pada bulan Oktober 2011 sudah tuntas, dengan catatan, pekerjaan fisik tahap pertama sudah mencapai 45 persen. Karena itu, tolong partisipasi masyarakat untuk mengawasi pelaksanaan program tersebut,”tegasnya. H. Herman Poernomo menyatakan, Desa penerima program Japes Mandiri dan Percepatan Pembangunan Wilayah Terisolir Kepulauan sebanyak 33 Desa yang tersebar di 13 Kecamatan. Total dana untuk program tersebut, yang terakomodir dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Sumenep 2011 sebesar Rp. 1.650.000.000,00. ”Masing-masing Desa penerima mendapatkan bantuan dana hibah sebesar Rp. 50 juta, dan bentuk kegiatannya bergantung dari usulan masyarakat, seperti pembuatan jalan makadam, saluran irigasi dan penyediaan air bersih,”imbuhnya. (Yasik,Esha)