Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 12-10-2009
  • 723 Kali

Bayi 8 Bulan Diserang Tumor Rahang

News Room, Senin ( 12/10 ) Tubuh mungil Siti Fatimah yang masih berusia 8 bulan, terlihat lemah dan hanya bisa terbaring diatas tempat tidur, saat dirawat di ruang Pediatric Intensive Care Unit RSD Dr. H. Moh. Anwar Sumenep. Putri kedua dari pasangan suami istri Asriyatun (30) dan Sumarwi (35), warga Desa Batang-batang Daya, Kecamatan Batang-batang itu terpaksa dirawat di rumah sakit, karena diserang tumor rahang. Selain tumor, balita ini mengalami pembengkakan di bagian rahangnya sejak lahir hingga membesar. Salah seorang asisten dokter bedah RSD Dr. H. Moh. Anwar Sumenep, dr. Riska Rahadi, mengatakan, penyakit yang diderita pasien ini membutuhkan penanganan yang serius, karena pembengkakan dirahangnya disertai infeksi berat. Tindakan yang harus ditempuh tim medis terhadap pasien, adalah harus dioperasi. Namun, terlebih dulu tim medis harus menyembuhkan infeksi yang menjadi penyertanya. “Jadi, secara prosedur yang harus diatasi terlebih dahulu adalah infeksi beratnya. Sebab, kalau keputusannya dilakukan operasi, sedang pasien masih menderita infeksi berat, maka resikonya sangat besar,” terang Riska kepada wartawan di kantornya, Senin (12/10). Ia menjelaskan, awalnya kedua orang tua pasien menolak untuk dioperasi. Namun, Senin (12/10) mereka baru menyatakan siap, sehingga pihaknya langsung melakukan konsultasi pada dokter bedah. “Untuk sementara, kami belum bisa memastikan, apakah tumor Siti Fatimah itu tergolong ganas atau tidak. Untuk mengetahuinya diperlukan prosedur biopsi (Diambil dagingnya sedikit) dan diperiksa melalui mikroskop,”ungkapnya. Sementara ibu pasien, Asriyatun, mengatakan, sejak lahir putri keduanya itu mengalami bengkak dan terus membesar. “Kami tidak tahu penyakitnya, karena sampai sekarang bengkak dibagian rahanya makin besar, dan terlihat susah bergerak,”katanya. Asriyatun berharap pihak rumah sakit mampu mengatasi penyakitnya dan tidak membebani biaya selama perawatan hingga sembuh. Karena, mereka dari keluarga kurang mampu. ( Nita, Esha )