Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 09-11-2015
  • 439 Kali

Belasan Aktivis Mahasiswa Gelar Aksi Telanjang Dada

News Room, Selasa ( 10/11 ) Belasan aktifis mahasiswa yang tergabung dalam Front Mahasiswa Demokrasi (FMD) Sumenep, menggelar aksi telanjang dada dalam rangka memperingati hari pahlawan, di depan Masjid Agung setempat, Selasa (10/11/2015).

Selain berorasi, mereka juga membawa sejumlah spanduk, diantaranya bertuliskan “Hilangnya jiwa pahlawan di hati pemimpin” dan “Kami bukan budak”.

“Kami menilai, saat ini jiwa kepahlawanan sudah nyaris hilang di masing-masing para pemimpin, sehingga tujuan dari kemerdekaan bangsa Indonesia sudah sedikit tergeser,” kata Khomaidi, korlap aksi.

Ia meminta para pemimpin untuk bisa memahami makna hari pahlawan ini. "Di hari pahlawan ini, para penegak hukum, utamanya polisi bisa menegakkan hukum sebaik-baiknya. Dalam konteks Sumenep, jajaran kepolisian sangat diharapkan agar dapat mencegah terjadinya tindak kriminalitas, bukan justru membiarkan," pintanya.

Selain itu, ia mengaku kurang setuju atas adanya Surat Edaran (SE) Kapolri soal penanganan ujaran kebencian atau hate speech Nomor SE/06/X/2015 yang telah diteken Jenderal Badrodin Haiti pada 8 Oktober 2015 dan telah dikirim ke Kepala Satuan Wilayah (Kasatwil) seluruh Indonesia.

"SE itu kami anggap membatasi kebebasan berpendapat. Karena, telah mengebiri demokrasi,” tegasnya. ( Nita, Fer )