Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 06-05-2008
  • 6757 Kali

Bentengi Diri Kita Dari Pengaruh Globalisasi Dengan Iman

News Room, Selasa ( 06/05 ) Iman seseorang yang mampu untuk mengatasi pengaruh dari globalisasi. Selain itu juga ada 2 hal dalam membentengi diri kita dari pengaruh globalisasi yang datangnya dari luar diri kita yaitu dengan melalui struktur maupun melalui kultur. Adapun yang melalui stuktur yakni dengan lewat para pejabat yang memiliki otoritas yang mampu memberikan petunjuk-petunjuk menuju ke arah yang lebih baik. Sedangkan yang melalui kultural yaitu bagaimana membangun budaya sejak dini terhadap anak-anak kita, sehingga kebaikan yang diberikan kepada anak-anak kita akan terekam dengan baik saat anak kita sudah dewasa nanti. Demikian ceramah agama yang disampaikan oleh Ketua PC-NU Cabang Sumenep, Drs. KH. Abdullah Cholil, M.Hum. pada acara pertemuan rutin bulanan Dharma Wanita Persatuan Badan Komunikasi dan Informasi Kabupaten Sumenep, di Aula Bakominfo, Selasa pagi ( 06/05 ). Lebih lanjut KH. Abdullah Cholil yang juga sebagai Ketua Pengadilan Agama Kabupaten Sumenep mengatakan, bahwa seorang ibu memiliki peranan penting dalam mendidik generasi penerus yang berkualitas dan memiliki akhlaqul yang baik. Karena, anak kita merupakan salah satu aset kita kelak saat kita menghadap di sisi Allah SWT. Bagi kita aset yang hakiki adalah harta yang diinfakkan dalam fii sabilillah, ilmu yang bermanfaat dan ank sholeh yang mendoakan kedua orang tuanya. Pada kesempatan itu Kepala Badan Komunikasi dan Informasi Kabupaten Sumenep, Drs. H. Didik Untung Samsidi, MM menegaskan, bahwa di era globalisasi yang penuh dengan tantangan dan pengaruh yang datangnya melalui kecanggihan teknogi informasi, maka sangat diperlukan adanya terapi untuk membentengi diri kita dari beberapa faktor yang memiliki dampak negatif. Untuk itu menurutnya, tidak ada salanya bila kita selalu melakukan upaya-upaya untuk menangkal pangaruh globalisasi itu, baik melalui individu maupun dengan cara sharing dengan berbagai pihak. ( Soek, Esha )