Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 09-09-2019
  • 439 Kali

Beranda Pembangunan Daerah, Desa Harus Inovatif Dan Kreatif

Media Center, Senin ( 09/09 ) Desa di Kabupaten Sumenep terus berupaya mentransformasi sebagai desa yang inovatif, karena merupakan tulang punggung serta beranda pembangunan daerah dan nasional.

“Pemerintah telah menggelontorkan dana besar untuk pembangunan desa, jika dikalkulasi sejak tahun 2015, jumlah Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) di Kabupaten Sumenep mencapai Rp1,8 triliun. Jadi manakala desa telah maju pembangunannya tentu dampaknya terhadap pembangunan daerah dan bangsa juga baik,” kata Wakil Bupati Sumenep, Achmad Fauzi, SH, pada Bursa Inovasi Desa Zona II di Kecamatan Bluto, Senin (09/09/2019).

Ia menyatakan, pemerintahan desa hendaknya memanfaatkan ADD dan DD untuk mengembangkan pembangunan masing-masing desa, mengingat setiap desa di Sumenep memiliki potensi luar biasa.

“Kepala desa bersama masyarakat harus memaksimalkan potensi desanya, para kepala desa harus lebih kreatif dan inovatif mempergunakan dana desa untuk kemaslahatan masyarakat desa,” ujar pengusaha muda sukses ini.

Wabup mengungkapkan, alokasi dana desa yang sangat besar di setiap desa, bisa mempercepat perubahan pembangunan yang fokus dan terarah dengan baik, seiring revolusi industri 4.0 yang menuntut perubahan begitu cepat.

“Manakala kita tidak beradaptasi dengan perubahan tentu saja kita tidak mampu melakukan perubahan. Untuk itu, para kepala desa jangan malu untuk mengamati, meniru dan memodifikasi program inovatif desa lain,” imbuh Ketua DPC PDI Perjuangan Sumenep ini.

Pelaksanaan bursa inovasi desa cluster atau zona II meliputi Kecamatan Lenteng, Saronggi, Bluto dan Kecamatan Giligenting.

Pembukaan bursa inovasi itu ditandai dengan pemukulan gong oleh Wakil Bupati Sumenep, Achmad Fauzi.

Dia mengakui manakala kepala desa mencontoh program desa inovatif sangat bermanfaat bagi pembangunan desa, karena pemanfaatan dana desa tidak seperti biasanya atau itu-itu saja, namun betul-betul program yang meningkatkan pemberdayaan masyarakat.

“Saya harapkan desa-desa juga memberikan perhatian khusus terhadap aspek SDM masyarakat sebagai subjek pembangunan desa,” pungkasnya. ( Yasik, Fer )