Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 16-07-2010
  • 339 Kali

Berdayakan Kelompok Wanita Dengan Modal Usaha

News Room, Jum’at ( 16/07 ) Sebagian besar ibu-ibu atau kaum perempuan di Desa Bancamara Kecamatan Dungkek, tidak tinggal diam berpangku tangan dengan hanya berkutat dengan kegiatan rumah tangga. Namun, sebagian banyak diantaranya justru selalu sibuk dengan usahanya, seperti membuka usaha home industri dan meracang. Bahkan, mereka hidup rukun dengan membina tali silaturrahmi dan berkelompok. Ketika ada pembinaan dan sebagainya, para wanita yang tergabung dalam kelompok wanita ini selalu siap mengikuti dan melaksanakan upaya yang dilaksanakan. Seperti halnya, ketika ada program pemberdayaan berupa bantuan dana bagi pengembangan usaha para wanita ini, mereka melaksanakan tahapan demi tahapan, sehingga bisa dianggap layak menerima bantuan modal usaha tersebut. Seperti yang dilakukan Kelompok Wanita Mawar Merah yang memiliki anggota sebanyak 25 orang. Menurut Ketua Kelompok Wanita Mawar Merah, Miswatul, dirinya bersama anggotanya merasa bersyukur, karena pada tahun 2010 ini kelompoknya mendapat dana PNMP-MP tahun 2010 sebesar Rp. 30.000.000,00. “Kami berupaya dengan dana tersebut dapat direalisasikan untuk para anggota sebagai modal usaha, berupa peracangan, menjual rujak, pedagang kaki lima, dan usaha home indrustri kecil berupa pembuatan krupuk ikan,”ujarnya. Miswatul berharap, dengan dana yang terbatas itu, tetap bisa sedikit meningkatkan pendapatan mereka. Bahkan, dapat berkembang dari usaha yang dilakukan sebelumnya. Seperti halnya untuk usaha pembuatan krupuk ikan yang memang sangat berpotensi selama ini, sehingga kepercayaan melalui program lainnya dapat terus mengalir ke Desanya. Kepala Desa Bancamara, Rasyidi, SH mengungkapkan, selama ini beberapa kelompok wanita di Desanya membiayai usaha kelompoknya dengan modal sendiri dan semampunya saja. Karena itu, melalui bantuan pertama yang baru diterima kelompok wanita Mawar Merah ini bisa berkembang dengan baik. Kepala Desa Bancamara yang juga pebisnis ikan laut di Kabupaten Sumenep ini mencoba membantu usaha home industri melalui Kelompok Wanita Mawar Merah dari dana PNPM-MP tahun 2010 dengan harapan, dana tersebut akan memberi dampak yang baik bagi masyarakat Desa Bancamara kedepan. “Kami tetap optimis, usaha ini akan semakin berkembang, syukur jika sudah bisa dibuktikan, nantinya akan banyak investor yang melirik potensi usaha home industri di Desa kami,”pungkasnya. ( Ren, Esha )