Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 17-04-2010
  • 501 Kali

Bimbingan Dan Pemagangan Industri Rokok, Hampir Tuntas

News Room, Sabtu ( 17/04 ) Kegiatan bimbingan dan pemagangan industri rokok yang diikuti 48 perempuan di Desa Kasengan Kecamatan Manding, tepatnya di Kantor Perusahaan Rokok CV. ASPEKS, hari ini Sabtu (17/04) sudah masuk ke hari 40. Mereka mendapat materi dan dilatih melinting pembuatan rokok. Dan rencananya akan tuntas 12 hari lagi, karena waktu yang direncanakan selama 52 hari. Direktur Perusahaan Rokok CV. ASPEKS, Isnaini, ST ketika ditemui News Room tadi siang Sabtu (17/04) disela-sela kegiatan bimbingan dan pemagangan produksi rokok yang ditempatkan di perusahaannya, mengaku bangga atas hasil yang diperoleh para peserta selama 1 bulan lebih. Bahkan, pihaknya juga bisa lebih memiliki nilai tambah dalam pengelolaan perusahaan, karena banyak masukan yang berarti bagi perusahaannya. “Kami berharap kerjasama ini bisa sama-sama memperoleh hasil dengan kegiatan tersebut. Sebab, disamping memberikan ketrampilan memproduksi rokok dengan baik, nantinya diharapkan dapat lebih meningkatkan usaha perusahaan kami,”ujarnya. Sebab, kerjasama yang dijalin ini, memang disamping memberdayakan para kaum perempuan yang belum memiliki keahlian dibidang produksi rokok, juga nantinya tidak perlu lagi perusahaan membimbing dari awal lagi. Namun, tinggal dilakukan seleksi, utamanya yang dari Kecamatan Manding dan Rubaru dan siap bekerja untuk memajukan perusahaan. Lebih lanjut Isnaini menjelaskan, dengan 25 karyawan yang ada saat ini dinilai masih kurang, karena itu diharapkan nantinya usai pelatihan, mereka bisa terus bekerja di perusahaannya, sehingga bisa menambah income. Karena ini dinilai sebagian besar mereka sudah bisa bekerja secara profesional, karena memang dilatih tenaga profesional dari perusahaan rokok besar yang telah mendapat rekomendasi dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Sumenep. Sementara Kepala Disnakertrans Sumenep melalui Sekretarisnya, Drs. H. Moh. Junaidi, M.Si menungkapkan, melalui bimbingan dan pemagangan industri rokok bagi para kaum perempuan yang belum memiliki ketrampilan, diharapkan memang setelah mengikuti pelatihan tersebut bisa diterima diberbagai perusahaan rokok legal, termasuk di perusahaan yang menjadi tempat mereka dibimbing sesuai kemampuan yang dimiliki. “Syukurlah, jika nantinya mereka bisa langsung bekerja di perusahaan rokok yang memang bisa diharapkan menjadi sandaran hidup merena nanti,”ujarnya. Lebih lanjut H. Junadi menjelaskan, jika kegiatan yang sama juga dilaksanakan di 3 lokasi dengan 3 tahap, yakni untuk tahap pertama dilaksanakan di Kecamatan Manding tahap kedua di Kecamatan Batang-batang dan tahap ketiga di Kecamatan Lenteng dengan jumlah total peserta sebanyak 144 orang. Disamping mendapat bimbingan dan pemagangan, para peserta juga mendapat honor sebesar Rp. 30.000 setiap hari. ( Ren, Esha )