News Room, Senin ( 23/05 ) Hingga saat ini hujan masih turun, meski intensitasnya menurun. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kalianget juga menyatakan, jika curah hujan masih tetap ada.
"Masih akan hujan. Tapi sudah masuk kemarau. Karena press release La Nina dari BMKG pusat belum kita terima, sehingga acuannya prediksi awal, bahwa musim kemarau jatuh pada dasarian kedua bulan Mei 2016,"kata Endriyono, Prakirawan BMKG Kalianget, pada Media Center.
Dengan demikian, menurut Endriyono awal musim kemarau mundur satu dekade dari pola normalnya. "Berdasar pola normal, mestinya awal musim kemarau jatuh pada dasarian pertama bulan Mei,"kata pria asli Lumajang ini.
Mengenai curah hujan yang masih ada, menurut Endri masih normal selama volumenya kurang dari 50 milimeter per-harinya. "Hujan di musim kemarau itu pasti ada. Jadi bukan berarti jika kemarau itu tidak ada hujan sama sekali. Dengan catatan tidak lebih dari 50 mm perharinya,"tutup Endri. ( Farhan, Esha )