News Room, Selasa ( 21/02 ) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumenep segera menyalurkan bantuan bencana tanggap darurat pada korban bencana alam, yang terjadi bulan Desember 2011 hingga Pebruari 2012, di Kecamatan wilayah daratan dalam waktu dekat ini. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Sumenep, Drs. Moh Fadilah, M.Si, Selasa (21/02) mengatakan, hasil pendataan korban bencana alam yang terjadi pada bulan Desember 2011 hingga Pebruari 2012 yang belum menerima bantuan sebanyak 178 orang. Pihaknya sudah menjadwalkan untuk menyalurkan bantuan tanggap darurat dari Badan Nasional Penanggulan Bencana (BNPB), berupa sembako, makanan siap saji dan makanan tambahan gizi dalam minggu ini. Hanya saja, pemberian bantuan tanggap bencana tidak untuk semua korban bencana alam sebanyak 178 orang, namun hanya kepada 30 orang saja, terutama korban yang mengalami kerugian cukup besar, seperti rumahnya yang rusak berat. ”Untuk sementara ini, kami memang memprioritaskan penyaluran bantuan korban bencana alam bulan Desember 2011 hingga Pebruari 2012, khusus korban yang mengalami kerugian besar, karena menjaga persedian stock bantuan di BPBD, agar tidak kosong, demi mengantisipasi bantuan apabila terjadi bencana alam yang lain,”tegasnya. Moh. Fadilah menyatakan, pemberian bantuan untuk 148 korban bencana alam yang belum menerima bantuan, masih menunggu turunnya bantuan dari Badan Penanggulan Bencana Daerah Propinsi Jawa Timur. ”Setelah bantuan dari Pemrintah Propinsi Jawa Timur sudah turun, kami langsung menyalurakannya pada masyarakat korban bencana alam tersebut,”ungkapnya. Hingga saat ini, pesediaan bantuan tanggap darurat yang berasal dari BNPB di BPBD Sumenep sebanyak 500 paket, perincinnya, sembako sebanyak 200 paket, makanan siap saji 150 paket, dan makanan tambahan gizi sebanyak 150 paket. ( Yasik, Esha )