Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 17-10-2012
  • 1302 Kali

BPRS Bhakti Sumekar Masuk 7 BPR Syariah Terbaik Di Indonesia

News Room, Rabu ( 17/10 ) Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) Bhakti Sumekar yang merupakan salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Sumenep, berhasil masuk tujuh BPRS terbaik di Indonesia. BPRS Bhakti Sumekar ini meraih predikat “sangat bagus” dalam rating institusi keuangan syariah versi Infobank dengan skor 83,62 persen. Penghargaan terhadap BPRS Bhakti Sumekar, secara resmi telah diberikan oleh Kepala Departemen Kredit BPRS dan UMKM Bank Indonesia, Zainal Abidin, kepada Komisaris Utama, yang juga menjabat Sekretaris Daerah Sumenep, Moh Saleh, beberapa waktu lalu. Direktur Utama BPRS Bhakti Sumekar, Novi Sudjatmiko menjelaskan, penghargaan tersebut pertama kali diraih oleh bank syariah yang dipimpinnya ini, berdasarkan hasil rating yang dilakukan Infobank terhadap lembaga keuangan syariah diseluruh Indonesia, yang berjumlah 155 BPR Syariah. “Dari rating itu, ada 77 lembaga keuangan syariah yang mendapat kategori “sangat bagus”. Nah, BPRS Bhakti Sumekar merupakan lembaga keuangan syariah kategori BPR Syariah yang beraset diatas Rp. 50 milyar, punya nilai sangat bagus dari hasil laporan keuangan tahun 2011. Dari kategori sangat bagus itulah, BPRS Bhakti Sumekar masuk dalam 7 BPR Syariah terbaik di Indonesia,”kata Novi, di Kantor BPRS Bhakti Sumekar, Sumenep, Rabu (17/10). Penilaian ini, kata Novi, meliputi rasio-rasio keuangan mulai dari permodalan, tingkat kualitas aktiva produktif, manajemen, rentabilitas dan likuiditas. “Jadi, penilaian itu berdasarkan laporan keuangan tahun 2011. Untuk rating yang dilakukan tahun 2012 ini, BPRS Bhakti Sumekar memang masuk dalam peringkat kelima dari tujuh BPR Syariah terbaik di Indonesia. Mudah-mudahan pada 2013 nanti, rating BPRS Bhakti Sumekar naik keperingkat tiga. Karena, dari segi penilaian aset, bank yang kami pimpin ini masuk peringkat ketiga di Indonesia, dengan perolehan Rp. 228 milyar dari posisi akhir Desember 2011 lalu, senilai Rp. 174 milyar,”terangnya. Novi mengungkapkan, kedepan pihaknya akan terus berupaya menaikkan pertumbuhan keuangan di BPRS Bhakti Sumekar, dengan memprogramkan pembukaan Kantor Kas di 5 Kecamatan, yakni 3 Kecamatan daratan dan 2 Kecamatan kepulauan. “Untuk diwilayah kecamatan daratan, kantor kas akan dibuka di Kecamatan Pragaan, yang saat ini sudah beroperasi, kemudian Batang-batang dan Kalianget, sekarang masih dalam tahap pembangunan fisik. Sedangkan 2 Kecamatan kepulauan, adalah Sapeken dan Masalembu. Dipastikan, tahun 2013 mendatang, 4 Kantor Kas itu sudah bisa beroperasi,”ungkapnya. Sementara, sampai saat ini BPRS Bhakti Sumekar sudah memiliki delapan kantor kas, yang tersebar di delapan kecamatan daratan. ( Nita, Esha )