Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 23-05-2016
  • 563 Kali

BPRS Bhakti Sumekar Prioritaskan Pedagang Terdampak

News Room, Selasa ( 24/05 ) BPRS Bhakti Sumekar, Sumenep, Madura, Jawa Timur, akan memprioritaskan pedagang terdampak untuk pembiayaan investasi pasar Anom Baru, yang akan menempati stand, kios maupun los di bangunan baru. Namun pembiayaan itu tetap akan diprotek.

"Protek itu akan diberikan kepada pedagang terdampak sebagai korban kebakaran tahun 2007 silam. Mereka wajar mendapat kompensasi agar tidak mengalami lonjakan harga," terang Novi Sujatmiko, Direktur Utama (Dirut) BPRS Bhakti Sumekar, Sumenep, Selasa (24/5/2016).

Ia mengakui jika pemberian pembiayaan tersebut memprioritaskan pedagang terdampak, yang jumlahnya mencapai 212 pedagang.

"Kita memang prioritaskan 212 pedagang terdampak untuk pembiayaan investasi," ujarnya.

Bagi pedagang umum, lanjut Novi, ada perbedaan perlakuan berupa selisih besaran pembiayaan. "Kalau pedagang terdampak kisarannya maksimal Rp. 180 juta, sementara pedagang umum diatas harga itu," paparnya.

Novi mengungkapkan, saat ini pembiayaan investasi itu belum bisa dikucurkan, karena pembangunan pasar Anom Baru masih belum selesai.

"Kalau pembangunannya sudah kelar, kita akan langsung melakukan penandatanganan perjanjian dengan para pedagang baik terdampak maupun umum," ungkapnya.

Jumlah pedagang umum yang akan menempati pasar Anom Baru itu pada kisaran 420-an terdiri dari kios, stand dan los. ( Nita, Fer )