Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 12-03-2007
  • 573 Kali

BPRS PIKAT LUMAJANG

DPRD Sumenep News : Dalam rangka menggali potensi peningkatan PAD, Komisi C DPRD Kabupaten Lumajang kemarin (8/3) melakukan studi banding di DPRD Kabupaten Sumenep. Komisi yang membidangi masalah perekonomian dan keuangan itu berkunjung dalam rangka menggali potensi peningkatan PAD yang berhasil dilaksanakan di Kabupaten Sumenep. Menurut pimpinan rombongan studi banding, Sujatmiko, tujuan awal Komisi C DPRD Kabupaten Lumajang melakukan studi banding yaitu ingin mencari tambahan pengerahuan mengenai metode peningkatan PAD yang dilaksanakan di Sumenep. “Kami berkunjung untuk mengetahui secara langsung kiat – kiat untuk meningkatkan PAD yang diterapkan di Sumenep. Kebetulan objek – objek yang ada di Lumajang sama dengan yang ada di Kabupaten Sumenep”, ujarnya. Pada kesempatan itu, Sujatmiko menjelaskan kesamaan antara kabupaten Lumajang dengan Kabupaten sumenep yaitu diantaranya mengenai objek pariwisata. “Kita juga punya banyak objek objek wisata pantai. Yang ada di Sumenep mungkin lebih banyak. Lalu tentang retribusi dalam hal ini pasar. Dan kesamaan kesamaan objek budaya yang kita punya juga. Inilah yang mendorong kita mengunjungi Kabupaten Sumenep”, tambahnya. Bersama 10 orang anggota Komisi C DPRD Kabupaten Lumajang dan satu staf sekretariat DPRD kabupaten Lumajang, wakil ketua DPRD Kabupaten Lumajang itu diterima di Graha Paripurna sekitar pukul 10.30 oleh wakil ketua DPRD Kabupaten Sumenep, KH. Wakir Abdullah dan ketua komisi C DPRD Kabupaten Sumenep, KH. Unais Ali Hisyam dan seluruh anggota komisi B DPRD Kabupaten Sumenep. Selain dari anggota DPRD, tampak juga sejumlah pejabat eksekutif pemkab Sumenep diantaranya dari BPPKD, Dinas Perhubungan, Dinas Pariwisata, BPRS dan sejumlah Kabag di sekretariat DPRD Kabupaten Sumenep. Dalam pertemuan, sesuai dengan kuesioner yang diajukan kedua belah pihak membicarakan peluang dan hambatan dalam peningkatan PAD yang sedang dialami oleh Pemkab Sumenep. Salah satu yang menjadi andalan dan mendapat respon dari rombongan yaitu pembicaraan mengenai keberhasilan Kabupaten Sumenep dalam mengelola dan mengembangkan BUMD BPRS. “Salah satu yang mungkin kita tindaklanjuti atau kita sarankan kepada pihak eksekutif karena kita kebetulan punya BUMD Bank Perkreditan Rakyat (Bank Pasar) itu nanti kita harapkan agar melakukan studi banding ke BPRS Kabupaten Sumenep”, katanya seusai pertemuan. Selain itu, Sujatmiko melanjutkan poin - poin penting lainnya yang akan menjadi kajian bagi kami yaitu mengenai pajak tower GSM. Kebetulan di kabupaten kami juga ada yang sama. “Itu nanti kita kaji dan bagaimana nanti bentuk perdanya”, jelasnya. Ditanya kesan selama berada di Sumenep, Sujatmiko mengungkapkan kekagumannya, selain masyarakatnya ramah ramah. Juga ketertiban lingkungannya tampak asri dan teratur. “Kami disini melihat keramahtamahan dari masyarakat. Keterbukaan dalam masyarakat. Lalu kami menangkap pula adanya kesan budaya tertib disepanjang jalan lalu lintas dengan dobel W-nya itu. Jadi ada memang yang patut kita contoh untuk perkembangan Lumajang ke depan dari sini”, tegasnya. (Mam, Bagian Humas dan Publikasi DPRD Kabupaten Sumenep)