News Room, Jumat ( 16/09 ) Warga Kelurahan Pajagalan, Kecamatan Kota Sumenep, geger. Juhari (50), warga setempat ditemukan tewas dalam kondisi tertelungkup di selokan Pajagalan, tepatnya di Jalan Brigjen. Abdullah ke sebelah timur Labang Mesem Keraton Sumenep, pada Jumat (16/09) pagi. Menurut Agus, salah seorang warga Kelurahan Pajagalan, korban setiap pagi memang terbiasa buang air besar (BAB) ke selokan tersebut. "Kemungkinan besar, ketika mau BAB korban terpeleset dan jatuh kedalam kali. Namun, kami tidak tahu secara pasti kejadiannya, karena warga sudah menemukan korban meninggal dunia,"kata Agus, dilokasi penemuan mayat, Jumat (16/09). Ungkapan serupa diungkapkan Januar, tetangga korban. "Sebelum ditemukan meninggal dunia, korban pamit pada keluarganya untuk BAB ke kali. Tapi, tidak lama kemudian warga sudah ramai, kalau korban sudah meninggal didalam selokan tempat biasanya BAB,"terangnya. Meski identitas mayat diketahui, namun warga tidak langsung mengevakuasi. Evakuasi mayat korban baru dilakukan setelah polisi tiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP). "Hasil olah TKP, kami tidak menemukan adanya tanda-tanda penganiayaan. Tapi, untuk memastikan penyebab kematiannya, korban kami bawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Moh. Anwar Sumenep, guna dilakukan visum,"kata Kapolres Sumenep, AKBP Susanto, di TKP. Untuk sementara, kata Kapolres, diduga korban meninggal dunia murni terpeleset saat BAB. "Namun, kami belum bisa menyimpulkan secara pasti. Kita tunggu hasil visum saja. Setelah divisum, mayat korban akan kami serahkan pada keluarganya untuk dikebumikan,"ungkapnya. ( Nita, Esha )