Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 01-08-2012
  • 548 Kali

Bulan Ramadhan 1433 Hijriyah, Permintaan Madu Meningkat

News Room, Rabu ( 01/08 ) Permintaan madu pada masa panen yang bertepatan dengan bulan Ramadhan 1433 Hijriah ini meningkat 50 persen. Jika bulan sebelumnya permintaan berkisar 50 hingga 100 botol, namun selama bulan Juli sampai awal Agustus 2012 sudah mencapai 150 botol per-minggu. Sumanna, seorang peternak Lebah di Dusun Penatu, Desa Kertasada, Kecamatan Kalianget, Kabupaten Sumenep, mengatakan, meningkatnya permintaan madu oleh tengkulak hingga 50 persen tersebut, berpengaruh terhadap harga yang naik Rp. 5.000,00 per-botol. “Kenaikan permintaan madu merupakan berkah bagi kami dibulan puasa. Sekarang harga madu naik, dari Rp. 80.000,00 sekarang Rp. 90.000,00 hingga Rp. 100.000,00 per-botol (ukuran 630 mililiter). Ada kenaikan harga Rp. 5.000,00,”kata Sumannya, Rabu (01/08). Banyaknya permintaan madu dari tengkulak, kata Sumanna, tidak seimbang dengan persediaan (stok) madu. Akibatnya, pengiriman madu tak sesuai permintaan. “Kami punya 100 kotak untuk ternak lebah. Nah, panennya tiap bulan secara bergiliran. Saat panen, satu kotak bisa menghasilkan 1 hingga 1,5 botol madu. Jadi, kalau permintaan tiap minggu 150 botol, kami terpaksa bekerjasama dengan peternak lebah lainnya. Itu pun belum bisa mencukupi permintaan,”terangnya. Sumanna mengungkapkan, di desanya ada 4 peternak lebah. Meski demikian persediaan tetap tidak mampu memenuhi permintaan, karena mereka memiliki tengkulak rata-rata lebih dari satu orang. “Satu peternak lebah biasanya punya 3 tengkulak. Makanya, kalau permintaan tiap tengkulak mencapai 150 botol, sulit untuk memenuhinya,”ungkapnya. ( Nita, Esha )