Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 31-08-2019
  • 441 Kali

Bupati Berharap Pejabat Berani Menerima Seluruh Konsekuensi Pekerjaannya

Media Center, Jumat ( 30/08 ) Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemeritah Kabupaten Sumenep, yang menjadi seorang pejabat harus berani menerima seluruh konsekuensi hasil pelaksanaan pekerjaannya.

“Kita jangan hanya menginginkan sebuah jabatan saja, namun juga harus menerima segala dampaknya baik itu keberhasilan maupun permasalahan yang terjadi di instansinya,” tegas Bupati melalui rilis Humas dan Protokol Pemkab Sumenep, pada Pembangunan Peningkatan Kinerja OPD dalam rangka Percepatan Peningkatan Implementasi SAKIP Kabupaten Sumenep Tahun 2019, di Swiss-Bell Hotel Surabaya, Jum’at (30/08/2019).

“Kita jangan hanya menginginkan sebuah jabatan saja, namun juga harus menerima segala dampaknya baik itu keberhasilan maupun permasalahan yang terjadi di instansinya,” tegas Bupati saat Pembangunan Peningkatan Kinerja OPD dalam rangka Percepatan Peningkatan Implementasi SAKIP Kabupaten Sumenep Tahun 2019, di Swiss-Bell Hotel Surabaya, Jum’at (30/08/2019).

Bupati menyatakan, seorang pemimpin yang baik tidak hanya mengakui pencapaian keberhasilan program pembangunan yang dilaksanakan lembaganya saja, melainkan harus siap menerima dan mempertanggungjawabkan kegagalan maupun permasalahan pekerjaannya.

“Seorang pemimpin yang baik itu mau menerima semua hasil pekerjaannya, termasuk juga permasalahan dalam melaksanakan program di instansinya, sehingga manakala ada permasalahan jangan melepas tanggung jawabnya dengan melemparkan masalah kepada orang lain,” tutur Bupati dua periode ini.

Selain mempertanggungjawabkan pekerjaan menurut Bupati adalah kebersamaan di antara pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan camat termasuk dengan jajaran di masing-masing instansinya untuk menyelesaikan tugasnya.

Pemerintah Kabupaten Sumenep adalah Team Work, jangan pernah berjalan sendiri meskipun cepat karena, bersama-sama adalah sebuah awal, menjaga kebersamaan adalah sebuah perkembangan, dan bekerja bersama adalah sebuah kesuksesan.

“Sekalipun di OPD itu mempunyai orang-orang hebat namun, ketika mereka tidak bekerja bersama-sama, jelas tidak memberikan dampak positif. Contohnya Kepala OPD yang tidak bisa bekerjasama dengan bawahannya tidak bisa menyelesaikan permasalahan yang ada,” tegasnya.

Acara Pembangunan Peningkatan Kinerja OPD dalam rangka Percepatan Peningkatan Implementasi SAKIP Kabupaten Sumenep Tahun 2019 dilaksanakan selama 2 hari, mulai hari Jum’at sampai dengan hari Sabtu (30-31 Agustus 2019).

Keberhasilan dan kegagalan pembangunan sejatinya tanggung jawab semua jajaran Pemerintah Kabupaten Sumenep, sehingga manakala pembangunan sukses bukan karena Bupati, begitu pula sebaliknya jika gagal bukan tanggung jawab seorang bupati saja.

“Pemerintah Kabupaten Sumenep milik kita semua dan merupakan tanggung jawab bersama. Jadi, apapun yang terjadi dalam proses pembangunan baik itu sukses maupun gagal adalah tanggung jawab kita semua,” pungkas Bupati Sumenep, Dr. KH. A. Busyro Karim, M.Si. ( Yasik, Fer )