Sumenep-Kominfo News Room : Harus disadari bahwa seni adalah bagian dari kebudayaan masyarakat Sumenep. Bupati Sumenep, KH. Moh. Ramdlan Siraj, SE,MM saat memberikan sambutan sebelum melepas peserta Festival Jaran Serek dan Saronen se Kabupaten Sumenep, di depan Rumah Dinas Bupati, Selasa (11/09) siang kemarin. Selanjutnya Bupati mengatakan, masyarakat Sumenep harus senantiasa menghormati, menjaga dan melestarikan berbagai produk-produk kebudayaan. Masyarakat yang berbudaya akan menjadi masyarakat yang baik. Maka setiap kebudayaan yang positif harus diberikan ruang untuk dapat berkembang dengan baik. Sebaliknya, KH. Moh. Ramdlan Siraj menegaskan, agar masyarakat tidak memberikan ruang untuk budaya-budaya yang tidak sesuai dengan norma-norma masyarakat. Masyarakat harus senantiasa menjaga dan melestarikannya, sebab kebudayaan merupakan ciri eksistensi dari suatu masyarakat itu sendiri. Keberadaan musik Saronen dan Jaran Serek menurut Bupati merupakan visualisasi kebudayaan yang dimiliki oleh masyarakat Sumenep, dan tidak di daerah lain. Sementara itu, PLH Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Sumenep, Drs. H. Ahmad Ingkiat, dalam laporannya mengatakan, Festival Jaran Serek dan Musik Saronen ini dikemas dalam rangkaian peringatan HUT ke 62 Kemerdekaan RI tahun 2007. Sebanyak 35 Jaran Serek dan 25 kelompok Musik Saronen turut memeriahkan Festival tersebut. Pada festival tersebut, panitia akan memilih 6 peserta Jaran Serek dan 6 peserta Saronen berpenampilan terbaik.( Adjie, Esha )